HANKAM

Sebanyak 425 Mahasiswa Unhan RI Diwisuda, Prabowo: Beasiswa Penuh, Dipilih Tanpa Pandang Latar Belakang

Sebanyak 425 Mahasiswa Unhan RI Diwisuda, Prabowo: Beasiswa Penuh, Dipilih Tanpa Pandang Latar Belakang
(Foto: Dok. Tim Media Prabowo Subianto)

Bogor, IDM – Menteri Pertahanan (Menhan) yang juga presiden terpilih Prabowo Subianto bangga pada 425 mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan) RI, termasuk S1 dan diploma, yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dan mengikuti wisuda.

Hal ini diungkapkannya saat memberikan sambutan di sidang senat terbuka wisuda program Diploma, Sarjana, Magister dan Doktor Universitas Pertahanan RI 2024, di Kampus Unhan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (24/8).

"Hari ini adalah suatu tonggak dalam sejarah Unhan RI tapi juga menurut saya dalam sejarah bangsa Indonesia. Hari ini kita melihat lulusnya putra-putri terbaik bangsa Indonesia yang berasal dari seluruh Indonesia," kata Prabowo.

Baca Juga: Lagi, KSAD Sebut Kepercayaan Masyarakat ke TNI Capai 98 Persen

Lebih lanjut, Prabowo mengatakan para mahasiswa ini diseleksi berdasarkan kemampuan dan kapabilitas masing-masing dan dengan beasiswa penuh, dipilih tanpa memandang apa pangkat orang tuannya, kemampuan ekonomi orang tuanya dan tanpa memandang agama, suku ataupun latar belakang yang lainnya.

"Kita, waktu mulai dengan program S1 ini dan program diploma, hanya ingin mencari putra-putri terbaik bangsa Indonesia. Kita memasang suatu standar yang sangat tinggi bahkan untuk S1 ini saya memakai standar universitas-universitas terbaik di dunia," kata Prabowo.

Ia pun mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas dukungan para tenaga pendidik dan Rektor serta semua yang berkontribusi untuk kemajuan Unhan RI.

Baca Juga: Guspurla III Inspeksi KRI Bawal untuk Kesiapan Operasi di Wilayah Timur

"Saya ucapkan terima kasih kepada Rektor Unhan RI dan beberapa Rektor yang sebelum ini, termasuk para pendidik yang berkontribusi untuk memulai program S1 Unhan ini," ujar Prabowo.

Prabowo juga mengatakan bahwa kelulusan ini adalah tahap awal dari perjalanan hidup para wisudawan.

“Perjalananmu harus menjadi pengabdian. Perjalananmu berbakti kepada Tanah Air dan orang tua", pesannya.

Baca Juga: Perkuat Hubungan Bilateral, KSAU Kunjungi Australian War Memoriam

Unhan RI saat ini memiliki 12 program studi Sarjana (S1) dan 7 program studi diploma (D3) yang difokuskan pada pengembangan kompetensi di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

Kemhan RI juga menargetkan terciptanya perwira TNI berlatar belakang S2 dan S3 yang menguasai teknologi kritis, dalam menghadapi dinamika global yang terus berkembang dalam 4-5 tahun mendatang.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.