Sebanyak 41 Atlet Lulus Bintara TNI AD, Berpangkat Sersan Dua

Jakarta, IDM – TNI AD dari Kodam Jaya/Jayakarta melantik 41 orang siswa menjadi Bintara TNI AD dengan pangkat Sersan Dua (Serda) beberapa waktu lalu.
Dilansir keterangan dari Pendam Jaya, Rabu (2/7) 41 siswa ini baru saja menyelesaikan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI AD Khusus Atlet Sepak Bola dan Bola Voli Tahun Angkatan (TA) 2025.
Baca Juga: Manfaatkan Lahan Tidur, Yonif 754 Panen Padi Perdana di Mimika
Upacara pelantikan dipimpin oleh Pangdam Jaya, Mayjen TNI Rafael Granada Baay didampingi Ketua Persit KCK Daerah Jaya Ibu Lisa Rafael Granada Baay di Lapangan Chandradimuka Rindam Jaya, Jakarta Timur.
Dalam sambutannya, Rafael menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para prajurit yang telah menyelesaikan pendidikan Bintara TNI AD Khusus Atlet dengan baik.
"Keberhasilan ini menjadi kebanggaan dan motivasi untuk terus belajar dan berlatih dalam meningkatkan kemampuan serta keterampilan," kata Rafael.
Baca Juga: TNI AU Sediakan Lahan Pangan Produktif Untuk Dikelola Kelompok Tani di Makassar
Ia juga mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Danrindam Jaya beserta jajarannya yang telah memberikan kontribusi dan dukungannya, sehingga pendidikan ini dapat terlaksana dengan baik dan aman sesuai yang diharapkan.
Ke depan ia meminta para prajurit ini untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan keterampilan dasar kemiliteran serta pelihara kemampuan fisik yang telah dimiliki, sehingga siap untuk mengikuti pendidikan tahap selanjutnya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































