Sebanyak 31 Personel Yonkav 1 Kostrad Ikut Satgas Swasembada di Papua

Jakarta, IDM – Jelang keberangkatan tugas di Papua, Batalyon Kavaleri 1 Kostrad gelar upacara pemberangkatan Satgas Swasembada di Mayonkav 1, Jakarta Timur pada Sabtu (6/4).
Dalam rilis yang diterima Rabu (9/4), sebanyak 31 personel terpilih mengikuti tradisi penciuman bendera perang sebagai simbol kehormatan dan kesetiaan kepada tugas negara yang kemudian dilanjutkan dengan laporan.
Baca Juga: Ratusan Personel Lanud Adi Soemarmo Naik Pangkat
Danyonkav 1 Kostrad, Letkol Kav Sidik Pramono berpesan kepada seluruh prajurit agar selalu menjaga nama baik satuan, menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, serta berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI.
"Dalam penugasan, kalian akan menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Oleh karena itu, pegang teguh jati diri sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, dan tentara nasional. Junjung tinggi profesionalisme dalam setiap langkah," pesan Sidik.
Danyonkav 1 menekankan pentingnya keamanan personel dan materiil selama pergeseran pasukan (serpas) maupun di medan operasi.
Baca Juga: TNI AD Kirim 450 Prajurit ke Papua Selatan
Ia juga mengingatkan agar selalu memohon pertolongan dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap pelaksanaan tugas, agar misi dapat terlaksana dengan aman dan lancar.
Upacara ini menjadi simbol semangat, kesiapan dan dedikasi prajurit Yonkav 1 Kostrad dalam mengemban tugas negara demi menjaga keutuhan dan stabilitas wilayah Papua. (nhn)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































