Sebanyak 30 Prajurit Pandawa Akan Berangkat ke Papua, Dapat Pesan Khusus

Jakarta, IDM – Sebanyak 30 prajurit dari Yonif 411/Pandawa/6/2 Kostrad akan diterbangkan ke Papua, mereka pun mendapatkan pesan khusus dari Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 411/Pandawa/6/2 Kostrad Mayor Inf Ilham Datu Ramang yang menempuh jarak 380 kilometer untuk bertatap muka dengan mereka yang bersiap di Markas Yonif 502/Ujwala Yudha, Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat, (2/1/2025).
Ilham dalam kesempatan itu meminta para prajurit ini menjalankan tugas selalu disiplin, baik tempur, perorangan dan juga dalam tim.
“Selalu waspada di setiap tempat dan semua tempat baru, karena semua wilayah penugasan memiliki ancaman yang selalu menunggu kelengahan, ikuti aturan yang berlaku di penugasan dan jadikan aturan tersebut sebagai pedoman kegiatan sehari-hari,” kata Ilham dalam keterangannya, Jumat, (3/1).
Lebih lanjut dikatakannya, bahwa pada setiap kegiatan agar selalu melaksanakan pengamanan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku serta meningkatkan kewaspadaan.

Laksanakan tugas dengan penuh rasa bangga diiringi dengan doa dan selalu beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
“Siapkan alat dan perlengkapan (Alkap) serta pastikan Alkap tersebut berfungsi dengan baik untuk menunjang kegiatan selama penugasan,” katanya.
Baca Juga: Gelar Safety Meeting, Puslaiklambangjaau Bahas Kebijakan Keselamatan TNI AU Tahun 2025
Di akhir arahannya Ilham menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada Lettu Inf Ridwan Aji Firmanto beserta 29 prajurit Pandawa yang melaksanakan tugas.
"Penugasan ke daerah operasi merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan tersendiri bagi seorang prajurit. Tugas suci dan mulia yang harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab demi menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI," tutupnya. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































