HANKAM

Sebanyak 3 Kapal Satuan Amfibi Koarmada III Berganti Komandan

Pjs Komandan Satfib Koarmada III Kolonel Laut (P) Bambang Abdullah Basuki Rahmad
Pjs Komandan Satfib Koarmada III Kolonel Laut (P) Bambang Abdullah Basuki Rahmad memimpin serah terima jabatan tiga komandan kapal perang (KRI) di Sorong, Papua Barat Daya, Senin (30/9). (Foto: Dok. Dispen Koarmada III)

Jakarta, IDM – Pejabat sementara (Pjs) Komandan Satuan Kapal Amfibi (Satfib) Koarmada III Kolonel Laut (P) Bambang Abdullah Basuki Rahmad memimpin serah terima jabatan tiga komandan kapal perang (KRI) di Sorong, Papua Barat Daya, Senin (30/9).

Adapun pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan ialah Komandan KRI ateluk Lada-521 dari Letkol Laut (P) Arif Priwadi Wibowo kepada Mayor Laut (P) Ari Wibowo, Komandan KRI Teluk Weda-526 dari Letkol Laut (P) Ricky Tacoma Riyanto kepada Letkol Laut (P) Petrus Indra Cahyadi.

Baca Juga: Tank Harimau, Senapan AM-1 Hingga Ranpur Anoa Dipamerkan di Filipina

Kemudian, Komandan KRI Teluk Wondama-527 diserahkan dari Letkol Laut (P) Sriyadi kepada Mayor Laut (P) Joni Hari Purnomo.

Pjs Komandan Satfib Koarmada III Kolonel Laut (P) Bambang Abdullah Basuki Rahmad
(Foto: Dok. Dispen Koarmada III)

Bambang menyampaikan, serah terima jabatan di lingkungan TNI AL merupakan hal rutin yang diselenggarakan sesuai tuntutan organisasi dan untuk memberikan kesempatan bagi perwira pilihan mengembangkan kepemimpinan dalam melaksanakan tugas.

"Komandan KRI punya tugas membantu komandan satuan dalam merumuskan dan mengembangkan kebijakan di bidang pembinaan dan tugas di lapangan," ucap Bambang, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada III.

Baca Juga: Marinir Turunkan 4 Jenis Kendaraan Amfibi di HUT Ke-79 TNI

Selain itu, Bambang mengatakan para komandan kapal yang baru harus mampu menjamin kesiapan personel atau awak dan unsur serta mengevaluasi taktik dan metode peperangan laut.

"Saya yakin dengan kemampuan dan pengalaman yang saudara miliki akan banyak memberikan kontribusi positif bagi prajurit KRI dan organisasi," ujarnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.