HANKAM

Sebanyak 130 Prajurit Wanita Digembleng di Markas PMPP, Siap Jalankan Misi PBB

Peacekeeper
Sebanyak 130 prajurit Wanita TNI terdiri dari 16 Perwira dan 114 Bintara digembleng selama sepekan dalam kegiatan Women Peacekeeper Training (WPT) di Markas Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI dari tanggal 4-13 Desember 2024. (Foto: PMPP TNI)

Jakarta, IDM – Sebanyak 130 prajurit Wanita TNI terdiri dari 16 Perwira dan 114 Bintara digembleng selama sepekan dalam kegiatan Women Peacekeeper Training (WPT) di Markas Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI dari tanggal 4-13 Desember 2024.

Komandan PMPP TNI, Mayjen TNI Taufik Budi Santoso mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk mengingatkan kembali sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keprajuritan bagi Woman Peacekeeper yang dulu pernah diterima pada saat pendidikan militer dasar.

Baca Juga: Alutsista yang Dikerahkan TNI di Nataru 2024/25 Bukan untuk Komersil

Lanjutnya selain ilmu dasar militer atau Green Material, para Woman Peacekeeper juga akan diperkenalkan dengan Blue Material, yakni ilmu-ilmu dasar pelaksanaan tugas pada misi PBB guna membangun dan memperkaya wawasan.

Peacekeeper
(Foto: PMPP TNI)

“Pedomani semua materi yang telah disampaikan oleh instruktur dan pelatih sebagai bekal pelaksanaan di daerah misi, jangan pernah ragu untuk menambah dan mengembangkan wawasan guna mendukung keberhasilan dalam tugas sebagai Women Peacekeeper," kata Taufik dalam keterangannya dikutip Selasa, (17/12).

Baca Juga: KSAL Serahkan Dua Kapal PC 60 untuk Pangkalan di Merauke dan Tarakan

Peacekeeper
(Foto: PMPP TNI)

Pelibatan wanita dalam misi PBB sebagai seorang Peacekeeper semakin meningkat seiring dengan semangat Gender Equality yang diusung oleh PBB dalam setiap ruang penugasan yang ada di berbagai lini dan level jabatan.

Keberadaan perempuan sebagai personel penjaga perdamaian memberikan andil besar terhadap keberhasilan suatu misi dengan peran dalam konstruksi sosial di masyarakat. Aspek psiko-sosial ini membuat perempuan mempunyai pengaruh unik dalam pelaksanaan dan penyelesaian misi kemanusiaan secara umum dan misi pemeliharaan perdamaian secara khusus. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.