Sebanyak 1.000 Prajurit TNI Diterjunkan Bangun Karawang

Jakarta, IDM – Sebanyak 1.000 prajurit TNI dari tiga matra yaitu Angkatan Darat, Laut, dan Udara diterjunkan membangun desa di Karawang. Prajurit ini tergabung dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124.
Dilansir keterangan dari Humas Pemprov Jabar, Rabu (7/5) upacara pembukaan TMMD dilaksanakan di Desa Mekarasih, Kecamatan Banyusari, Selasa (6/5). Tema TMMD tahun ini yakni "Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah".
Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mengatakan, TMMD 2025 tidak hanya fokus dalam pembangunan fisik. Namun, ada juga pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat serta pendidikan karakter bagi pelajar.
Baca Juga: Intel Puspom TNI Akan Kolaborasi Tangani Ormas dan Premanisme
Hal ini, menjadi cermin bahwa TNI bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang berkomitmen penuh untuk pembangunan desa.
“Saya harap juga, agar warga aktif bekerja sama dengan TNI dalam program ini. Selamat melaksanakan TMMD untuk semua aparat TNI yang bekerja untuk membangun desa,” ungkapnya.
Sementara itu di tempat yang sama, Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Dede Hermawan mengatakan, program TMMD merupakan bukti komitmen penuh TNI dalam membantu mempercepat pembangunan desa. “Kegiatan ini tak hanya memperbaiki fisik desa, tetapi juga memperkuat solidaritas dan ketahanan sosial masyarakat," ujarnya.
Baca Juga: TNI AD Komitmen Terus Bangun Fasilitas Rumah untuk Prajurit
TMMD ini ditargetkan selesai pada 7 Juni 2025. Selama satu bulan, TNI akan fokus pada pembangunan fisik meliputi perbaikan akses jalan desa, penguatan saluran irigasi, serta peningkatan fasilitas umum yang menunjang aktivitas warga sehari-hari.
Di sisi lain, program nonfisik seperti edukasi kebangsaan, penyuluhan kesehatan, pelatihan keterampilan dan pendampingan UMKM juga akan dilaksanakan secara intensif sepanjang kegiatan berlangsung. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































