HANKAM

Sea Garuda 2025: TNI AL dan Thailand Tukar Pengetahuan Drone Taktis hingga Teknologi Kapal Perang

Komandan Guspurla Koarmada II Laksamana Pertama Endra Hartono
Komandan Guspurla Koarmada II Laksamana Pertama Endra Hartono meninjau latihan pemantapan rangkaian Sea Garuda 22B di Thailand, Jumat (22/8). (Foto: Dok. Koarmada II)

Jakarta, IDM – TNI AL dan Angkatan Laut Thailand menjalani sejumlah materi latihan pemantapan yang termasuk dalam rangkaian Sea Garuda 22B di Thailand, Jumat (22/8).

Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada II Laksamana Pertama Endra Hartono meninjau langsung kegiatan latihan, didampingi Komandan Satuan Kapal Eskorta Koarmada II Kolonel Laut (P) I Gede Putu Iwan, dan Komandan KRI RE Martadinata-331 Kolonel Laut (P) Fadhlon.

"Latihan pemantapan terdiri dari ops synchronization di KRI RE Martadinata-331 dan subject matter expert exchange drone tactical operation and small unit," ungkap Endra, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Senin (25/8).

Baca Juga: TNI AD Gelar Pameran Alutsista di Kota Banjar

Adapun ops synchronization merupakan koordinasi operasional antar-unsur yang terlibat dalam latihan untuk memastikan semua komando dan satuan memahami skenario, tugas, serta prosedur operasi yang akan dijalankan.

Sementara subject matter expert exchange yang melibatkan prajurit Intai Amfibi (Taifib) Pasmar 2 dan divisi infanteri Marinir Thailand ini adalah latihan tukar-menukar keahlian dan pengalaman antara personel militer dari dua negara terkait penggunaan drone untuk operasi taktis.

Selain itu, juga dilaksanakan kunjungan terbuka ke KRI RE Martadinata-331 dan HTMS Bhumibhol Adulyadej serta pengenalan geladak antar-kapal perang tersebut untuk saling memahami tata letak, jalur evakuasi, posisi senjata, serta fasilitas operasi di kapal.

"Kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat kerja sama sekaligus bertukar pengetahuan tentang sistem alutsista kapal perang antara prajurit TNI AL dan Angkatan Laut Thailand," jelas Endra.

Baca Juga: Super Garuda Shield 2025 Resmi Dibuka: Bukan Sekadar Latihan Militer

Latihan bersama Sea Garuda 2025 berlangsung pada 20-29 Agustus dengan materi meliputi operasi keamanan maritim, peperangan anti-udara, dan operasi khusus marinir, dengan puncak latihan fase laut (sea phase) di Teluk Thailand.

Rangkaian latihan bersama Sea Garuda 2025 juga diisi pertukaran budaya serta kunjungan ke sejumlah pangkalan Angkatan Laut Thailand.

Sea Garuda sendiri merupakan latihan bersama bilateral yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali antara Angkatan Laut Thailand dan TNI AL. Pada tahun ini, Thailand menjadi tuan rumah berlangsungnya Sea Garuda. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.