HANKAM

SBY Bahas Dinamika Politik Global Dihadapan Perwira Seskoad

Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan kuliah umum kepada Perwira Siswa Dikreg LXVIII Sekolah Komando Angkatan Darat (Seskoad). (Foto: Dok. Penseskoad)

Jakarta, IDM – Mantan Presiden RI ke-6, Jenderal TNI (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan kuliah umum kepada Perwira Siswa Dikreg LXVIII Sekolah Komando Angkatan Darat (Seskoad). Ia hadir didampingi jajaran The Yudhoyono Institute, Komandan Seskoad Mayjen TNI Agustinus Purboyo, Wadan Seskoad, hingga para Pejabat Utama Seskoad.

Baca Juga: Kuota Internet tak Boleh Hangus, DPR: Jangan Ada Akal-akalan Baru Setelah Putusan MK

Dilansir dari keterangan Penseskoad, Jumat (24/7), mengawali kuliah umum, SBY mengajak para Perwira Siswa memahami perubahan lanskap geopolitik global yang ditandai meningkatnya persaingan antarnegara besar, munculnya berbagai konflik internasional, serta bergesernya tatanan dunia menuju sistem yang semakin multipolar.

"Pemahaman terhadap dinamika tersebut menjadi bekal penting bagi para pemimpin dalam merumuskan langkah strategis yang berpihak pada kepentingan nasional," kata SBY.

Kuliah umum berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Berbekal pengalaman memimpin Indonesia di tengah berbagai dinamika internasional, SBY menekankan pentingnya kemampuan Indonesia membaca perubahan geopolitik global dan menentukan langkah strategis yang berpihak pada kepentingan nasional. Ia juga mengajak para Perwira Siswa untuk membangun perspektif strategis, memperkuat ketahanan nasional, serta memiliki keberanian mengambil keputusan di tengah ketidakpastian.

Baca Juga: Panglima TNI: Perang Narasi Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Melalui kuliah umum ini, Pasis Dikreg LXVIII diharapkan semakin memiliki wawasan geopolitik yang luas, mampu memahami perubahan tatanan dunia, serta memiliki perspektif strategis dalam merumuskan langkah yang berpihak pada kepentingan nasional.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.