Satuan Koops Habema Kembali Gelar Program Papua Pintar

Jakarta, IDM – Satgas Yonif Para Raider 501/Bajra Yudha Kostrad menggelar kegiatan teritorial Papua Pintar di SD Kampung Sorry, Distrik Aifat Selatan. Program Papua Pintar tersebut dilakukan di sela-sela pelaksanaan tugas operasi pengamanan perbatasan mobil RI-PNG di wilayah Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.
Kepada para prajurit satuan jajaran Koops Habema tersebut, Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto berpesan pentingnya perhatian Satgas kepada kebutuhan dasar masyarakat di sekitar pos.
“Untuk itu, prajurit TNI di Pos Susumuk merealisasikan hasil komunikasi sosial dengan kepala sekolah dan guru SD Kampung Sorry terkait rencana kegiatan Papua Pintar,” ujarnya dalam rilis yang diterima Jumat (18/10).
Usai berdiskusi dengan pihak sekolah, Kepala Sekolah SD Kampung Sorry memberikan waktu kepada para prajurit 501 untuk mengajar materi tambahan pada Selasa (15/10).
Selama pelajaran berlangsung, para siswa menyimak dengan penuh antusias materi yang diajarkan pasukan Bajra Yudha Kostrad. Para siswa merespon gembira kegiatan “Papua Pintar” yang diinisiasi oleh para Prajurit.
“"Terima kasih Komandan 501. Saya mengerti berhitung,” ucap salah satu murid.
Baca Juga: HUT ke-77, KSAU Harap Kopasgat Terus Memperkuat Diri
Sementara itu, Panglima Habema Brigjen TNI Lucky Avianto mengatakan bahwa program Papua Pintar merupakan bentuk komunikasi sosial TNI dengan seluruh lapisan masyarakat dalam rangka mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua.
“Program ini dibutuhkan terutama dalam membangun SDM Papua yang lebih berkualitas, kompeten, dan unggul,” ujarnya. (nhn)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































