Satsiberal Raih Posisi Kedua pada Cyber Drill Incident Response

Jakarta, IDM - Satuan Siber Angkatan Laut (Satsiberal) berhasil meraih posisi kedua pada Cyber Drill Incident Response di Jakarta, Rabu (1/2). Kegiatan tersebut adalah bagian Pembinaan Teknis (Bimtek) Kesiapsiagaan Teknis Insiden Siber yang diselenggarakan tiap tahun oleh Badan Siber Sandi Negara (BSSN).
Bimtek tersebut melibatkan seluruh instansi kementerian dan lembaga pemerintah di tingkat pusat, untuk meningkatkan kesiapsiagaan tim respon insiden keamanan siber atau CSIRT dalam melaksanakan deteksi dan cegah dini serta mitigasi dan respon ancaman siber secara komprehensif dan efektif.
Pada tahun ini, TNI AL mengirimkan personel Letkol Laut (E) M Bashori Alwi, Lettu Laut (E) Robby W Hutomo, Serka PDK Timur Yulis S, dan Sertu PDK Anjar Ayyubi N. Pada cyber drill, TNI AL berhasil menyelesaikan seluruh persoalan yang diberikan. Sedangkan juara pertama diraih oleh tim dari Kantor Staf Presiden.
Keberhasilan dari Satsiberal tersebut tidak terlepas dari peran serta dan kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, dalam memprioritaskan pembangunan kekuatan melalui pengembangan sumber daya manusia.
Baca: Wujud Kemandirian Indhan, Dislitbangau Gelar Uji Operasional Tester Engine T56 Pesawat C-130
“Berputarnya roda organisasi akan bertumpu pada kemampuan sumber daya manusia. Oleh karena itu, pengembangan sumber daya manusia harus sesuai kompetensi dari individu itu sendiri," ujar Ali dikutip dari keterangan Dispenal.
"Salah satunya peningkatan kapabilitas siber TNI AL yang meliputi aspek sumber daya manusia, teknologi serta tata kelola keamanan siber di angkatan laut," imbuhnya. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































