Satgas Yonif RK 751/VJS Melayani Pengobatan Masyarakat di Pegunungan Tengah Papua

Papua, IDM - Dalam upaya membantu pemerintah meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, Pos Walesi yang tergabung dalam Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS melayani masyarakat yang datang untuk berobat di Pos secara gratis. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi S.I.P., Senin (9/8/2021).
Dansatgas mengatakan, Pos Walesi didatangi oleh 7 orang warga dari Kampung Jagara, Distrik Walesi, Kab. Jayawijaya, Papua, dimana 3 orang diantaranya bermaksud untuk berobat karena mengidap sakit. “Masyarakat yang datang berobat ke Pos seperti ini bukanlah yang pertama, mengingat sejak awal kedatangan kami disini, kami sudah sampaikan kepada para Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Tokoh Agama diwilayah ini agar masyarakat tidak sungkan untuk datang berkunjung ke Pos, terlebih untuk berobat,” terang Dansatgas.
Sudah bukan hal yang asing bagi masyarakat di Pegunungan Tengah Papua bahwa Pos Satgas TNI selalu terbuka dalam membantu masyarakat yang datang berobat. Hal ini disebabkan karena keterbatasan sarana dan prasarana kesehatan di beberapa wilayah, terutama di kampung-kampung yang jauh dari Puskesmas atau Rumah Sakit.

Dokter Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letda Ckm dr. Andreas saat dikonfirmasi menuturkan, seluruh jajaran Pos Satgas Yonif RK 751/VJS sudah dilengkapi dengan tenaga kesehatan yang mumpuni, juga perlengkapan dan obat-obatan yang kami (Satgas) bawa sudah cukup mampu untuk menangani pengobatan secara preventif (pencegahan penyakit) dan kuratif (mengurangi gejala) bagi masyarakat.
Sementara itu, Ibu Karopaleke (34 tahun) yang mengantarkan anaknya berobat karena mengalami luka robek didahi menyampaikan rasa terimakasihnya kepada anggota Pos Walesi Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS karena dengan cepat membantu anak dan keluarganya yang datang berobat. “Terimakasih mama sampaikan kepada bapak-bapak anggota kesehatan Pos Walesi yang sudah membantu mengobati anak saya yang dahinya robek akibat terkena gagang skop, dan mama saya yang sedang demam,” ungkapnya. (wan/man)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































