Satgas Yonif 743/PSY Jemput Bola Beri Layanan Kesehatan ke Warga Pegunungan Papua

Jakarta, IDM – Prajurit Satgas Yonif 743/PSY kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat pegunungan.
Melalui program Free Medical Care, tim kesehatan Satgas mendatangi rumah-rumah warga di Kampung Pruleme, Distrik Mulia, untuk memberikan pemeriksaan dan layanan medis gratis.
Baca Juga: Helikopter Panther TNI AL Rekam Latihan Terakhir Kapal Yunani–Turki di Lebanon Jelang Purna Tugas
Akses menuju fasilitas kesehatan yang jauh dan medan yang menantang membuat masyarakat sangat membutuhkan pelayanan langsung.
Tenaga kesehatan Satgas memeriksa keluhan warga, membagikan obat yang diperlukan, sekaligus memberikan edukasi mengenai pola hidup bersih serta pencegahan penyakit yang umum terjadi di wilayah dataran tinggi.
Kapten Ckm Yuris selaku dokter Satgas menyebut metode jemput bola ini dirancang untuk menjangkau warga yang kesulitan mengakses puskesmas.
“Kami datang langsung ke rumah mereka supaya setiap warga bisa mendapat layanan kesehatan secara cepat dan layak,” ungkapnya.
Adapun program ini disambut antusias oleh warga. Tokoh masyarakat, Elias Tabuni, mengucapkan terima kasih atas perhatian prajurit.
Baca Juga: TNI AL Buka Bintahwilmar 2025, Program Pembinaan Ketahanan Pesisir di Papua
“Puji Tuhan, anak-anak pos sangat baik. Mereka bantu torang (kita) supaya tetap sehat. Tuhan berkati,” kata Elias.
Layanan door to door tersebut jadi bukti peran Satgas Yonif 743/PSY sebagai mitra masyarakat Papua, tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga memastikan pelayanan kesehatan bisa dirasakan hingga pelosok. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































