Satgas Yonif 642 Beri Pelatihan Bela Negara di Entikong

SANGGAU (IDM) – Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Pos Komando Taktis (Kotis) memberikan bekal pembinaan dan pelatihan Bela Negara kepada enam orang CPNS di lingkungan Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Sanggau di Entikong, Kalimantan Barat, Rabu (17/2/2021).
Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa melalui keterangan tertulis mengatakan, personel satgas berstatus diperbantukan. Perbantuan dalam kegiatan pembinaan dan pelatihan Bela Negara dilaksanakan selama tiga hari yakni 15 - 17 Februari 2021 di Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Sanggau di Entikong.
“Kegiatan ini bertujuan untuk membantu meningkatakan pengetahuan dan pemahaman serta keterampilan CPNS Cabjari Sanggau di Entikong dalam bidang kedisiplinan dan mentalitas serta jiwa nasionalisme yang berkarakter kebangsaan, cinta Tanah Air dan mempunyai jiwa militansi yang tinggi guna mendukung tugas pokok sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” jelas Dansatgas.

Dansatgas Alim Mustofa menyampaikan bahwa untuk materi yang diberikan oleh personel satgas yaitu wawasan kebangsaan, kepemimpinan, pembinaan disiplin, dan pembentukan karakter.
“Di antaranya yaitu sejarah perjuangan bangsa, Bela Negara yang terdiri dari nilai-nilai cinta Tanah Air, etika moral juga perlakuan terhadap Bendera Merah Putih dan Bahasa Indonesia, serta materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan penghormatan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Sanggau di Entikong, Rudy Astanto, S.H, M.H. mengungkapkan, pelatihan Bela Negara ditargetkan untuk menciptakan PNS yang berkarakter kebangsaan dan disiplin. Nantinya diharapkan para pegawai tampil beda baik itu disiplin sikap, prilaku, pengorbanan serta jiwa pengabdian.
“Kami ucapkan terimakasih kepada personel Satgas Yonif 642/Kapuas karena telah membantu kami dalam kegiatan pembinaan dan pelatihan Bela Negara bagi CPNS kantor kami,” ucapnya. [wan]

Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































