Satgas Yonif 509 Kostrad Kembali Borong Hasil Tani dan Pedagang di Intan Jaya

Jakarta, IDM – Satgas Yonif 509 Kostrad kembali memborong hasil tani (Rosita) masyarakat Intan Jaya, Papua. Program ini dilakukan dengan tujuan meringankan beban pedagang dan petani serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Letda Chk Irawan Suharto menjelaskan bahwa Rosita adalah salah satu inisiatif strategis untuk mendukung ekonomi lokal sambil memastikan pasokan bahan makanan yang berkualitas bagi para prajurit.
Baca Juga: Prajurit Koops Habema Bersama Warga Mbua Jaga Keamanan Wilayah di Nduga Papua
“Program Rosita memungkinkan kami membantu para petani dan pedagang lokal dengan membeli hasil tani mereka secara langsung. Ini tidak hanya mengurangi beban mereka, tetapi juga memastikan bahwa prajurit kami mendapatkan bahan pangan segar dan bergizi,” ujar Letda Suharto, Selasa (25/6).
Setiap harinya, anggota Satgas Yonif 509 Kostrad bergerak ke desa-desa di sekitar Intan Jaya untuk membeli hasil tani seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dan umbi-umbian langsung dari petani. Hasil tani yang dibeli ini kemudian digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan prajurit di pos-pos Satgas, serta didistribusikan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan.
Program ini mendapat respon positif dari masyarakat lokal. Bapak Yohan, seorang petani dari Hitarip, menyatakan rasa syukurnya.
Baca Juga: Luhut Usul Anggaran Pushidrosal Diperbesar, KSAL: Sudah Koordinasi Bappenas, Semoga Ada Tambahan
“Dengan adanya program Rosita, kami tidak perlu repot-repot membawa hasil tani ke pasar dan menunggu pembeli. Hasil tani kami dibeli dengan harga yang layak, sehingga kami bisa lebih fokus pada kegiatan bercocok tanam,” kata Yohan.
Dengan adanya program Rosita ini juga mempererat hubungan antara Satgas Yonif 509 Kostrad dan warga setempat. (nhn)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































