Satgas Yonarhanud 3/YBY Terima Senjata Mesin Berat yang Ditemukan Warga di Dasar Laut

Jakarta, IDM - Satgas Yonarhanud 3/YBY menerima penyerahan 1 pucuk senjata standar laras panjang jenis Senjata Mesin Berat (SMB) Kal. 12,7 mm dari warga Desa Kepulauan Meti Kecamatan Tobelo Timur.
Pasi Intel Satgas, Letnan Satu Arh Dwi Iswantoro mengatakan senjata ini diterima dari warga yang menemukannya saat menyelam mencari ikan di laut.
"Penyerahan ini bermula dari Satgas Yonarhanud 3/YBY melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui komsos dengan sarana inovasi Filter Air Nusantara dan Inovasi RO (Riverse Osmosis). Selama proses pemasangan, dilaksanakan sosialisasi mengenai larangan menyimpan, memiliki dan menyalahgunakan senjata api, munisi dan bahan peledak dari sinilah diketahui ada warga yang memiliki senjata tersebut. Karena menyimpan senjata perbuatan melawan hukum RR (inisial warga) menyerahkan senjatanya kepada Satgas," kata Dwi.
Baca Juga: Pesan KSAD untuk Prajurit “Semut Hitam” yang Akan Bertugas di Papua
Hingga saat ini senjata yang diserahkan kepada Satgas Pamrahwan Maluku Utara Yonarhanud 3/YBY sebanyak 70 pucuk dengan rincian senjata rakitan 65 pucuk terdiri dari laras panjang 47 pucuk dan laras pendek 18 pucuk. Senjata Organik 5 Pucuk, Munisi Campuran 267 Butir serta bahan peledak 5 Buah yang terdiri dari Granat 4 Buah dan Ranjau 1 Buah. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































