HANKAM

Satgas Yonarhanud 3/Yby Terima 27 Pucuk Senjata dan 2 Ranjau dari Warga

Satgas Yonarhanud 3/Yby Terima 27 Pucuk Senjata dan 2 Ranjau dari Warga
Penyerahan senjata api rakitan di Maluku Utara. (Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM - Komandan Satuan Tugas Organik Yonarhanud 3/Yby Letkol Arh Achmad Yani mengatakan satuannya menerima pemberian secara sukarela 27 pucuk senjata rakitan dan 2 ranjau dari masyarakat di Maluku Utara.

"Ini karena hubungan komunikasi sosial yang baik dengan masyarakat selama penugasan. 27 pucuk senjata api rakitan tersebut dari berbagai jenis antara lain senjata api laras panjang maupun pistol. Terakhir, anggota kami di Pos Soatobaru telah menerima senjata api rakitan jenis pistol sebanyak dua pucuk dari warga Desa Dokulamo," kata Achmad.

Ia menjelaskan, pemberian senjata ini berawal dari Sertu Moh. Salehoddin Danpos Soatobaru SSK III yang sudah melakukan pendekatan di wilayah binaannya, beberapa hari lalu mendapat telepon dari Imran Makadempe meminta obat demam untuk orang tuanya. Imran merupakan warga desa binaan Pos Soatobaru bertempat tinggal di Desa Dokulamo.

Satgas Yonarhanud 3/Yby Terima 27 Pucuk Senjata dan 2 Ranjau dari Warga
(Dok. Dispenad)

“Setelah sampai ke rumah Imran dan memberi obat untuk orang tuanya imran bercerita bahwa dirinya menyimpan pistol rakitan dan 2 buah, bahan peledak (ranjau) peninggalan dari kakeknya Bpk.Isran Makadompe pasca kerusuhan dulu dan menyerahkan senjata tersebut ke anggota Satgas," tutur Achmad.

“Penyerahan senjata juga diterima Satgas di Desa Mamuya Kec. Galela Induk Kab. Halut dari warga binaan Pos Dukono SSK III, saat perbaikan motor, saudara Junaidi bercerita kepada Kopda Rujito (Wadanpos) bahwa dirinya mempunyai senjata rakitan jenis pistol dan tergugah untuk menyerahkan senjata rakitan tersebut kepada Kopda Rujito dan Pratu Yudha," tambahnya.

Baca: Puncak KTT G20, 14 KRI TNI AL Sailing Pass di Perairan Bali

Ia pun mengimbau kepada seluruh warga Maluku Utara yang masih menyimpan senpi maupun muhandak bisa menyerahkan kepada personel Satgas Yonarhanud 3/Yby demi untuk terciptanya rasa aman.

“Total penyerahan senjata rakitan, amunisi dan bahan peledak sampai saat ini, yaitu senjata rakitan 27 pucuk terdiri dari 21 pucuk laras panjang dan 6 pucuk laras pendek, amunisi campuran 41 butir serta bahan peledak sebanyak 4 buah," tutup Achmad. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.