HANKAM

Satgas TNI Survei Lokasi Sumber Air Bersih untuk Program Manunggal Air TNI AD di Boven Digoel

Satuan Tugas
Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infanteri (Yonif) meninjau langsung sumber air bersih yang ada di wilayah Distrik Kombut, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Selasa (15/7/2025). (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – TNI melalui Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infanteri (Yonif) meninjau langsung sumber air bersih yang ada di wilayah Distrik Kombut, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Selasa (15/7).

Survei itu dipimpin Komandan Pos (Danpos) Kombut Letda (Inf) Bambang Syahputra bersama sejumlah personel satgas. Bambang mengatakan, peninjauan untuk mengidentifikasi potensi sumber air bersih yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar lewat program TNI AD Manunggal Air, sekaligus memastikan kelayakan dan keberlanjutan air kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Kolaborasi TNI di Papua Bangun Sekolah Taruna untuk Ciptakan Bibit Unggul

Satuan Tugas
(Foto: Dok. Puspen TNI)

“Program Manunggal Air adalah bentuk nyata kepedulian TNI AD terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih,” ujar Bambang dalam siaran pers Pusat Penerangan (Puspen) TNI.

Bambang mengatakan, ketersediaan air bersih masih menjadi tantangan bagi sebagian besar masyarakat pedalaman, termasuk di wilayah Kombut. Oleh karena itu, Satgas Yonif 126/KC aktif mendukung upaya TNI AD untuk menghadirkan solusi melalui survei dan pembangunan fasilitas air bersih.

Adapun Manunggal Air sendiri merupakan program TNI AD yang bertujuan untuk memberikan akses air bersih kepada masyarakat di daerah terpencil, tertinggal, dan sulit dijangkau.

Baca Juga: Perdana, 23 Prajurit Marinir TNI AL Tampil di Bastille Day Prancis

Melalui program tersebut, TNI AD berharap dapat memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Lewat kegiatan survei tersebut, Satgas Yonif 126/KC tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga hadir sebagai solusi atas persoalan sosial kemasyarakatan di wilayah penugasan,” tulis siaran pers Puspen TNI. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.