Satgas Pamtas Yonarmed 12 Kostrad Gelar Layanan Medis di Perbatasan RI–Timor Leste

Jakarta, IDM – Dalam upaya memperkuat kesejahteraan dan ketahanan masyarakat di wilayah perbatasan, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–RDTL Sektor Timur dari Yonarmed 12 Kostrad menggelar layanan kesehatan terpadu di sejumlah pos penjagaan yang tersebar sepanjang garis perbatasan Indonesia–Timor Leste, Selasa (14/10).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial Satgas yang bertujuan menjangkau masyarakat dengan akses terbatas terhadap fasilitas medis. Melalui pendekatan langsung di lapangan, Satgas berupaya menjawab kebutuhan dasar warga yang kerap terabaikan oleh sistem layanan kesehatan konvensional.
Pelayanan yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan umum, pemberian obat-obatan secara gratis serta penyuluhan tentang pola hidup bersih dan sehat.
Baca Juga: Momen KSAD Maruli Joget Bersama Para Prajurit di HUT ke-80 Zeni TNI AD
Antusiasme warga terlihat dari tingginya partisipasi masyarakat yang mendatangi pos-pos Satgas untuk mendapatkan pemeriksaan dan konsultasi medis dari personel kesehatan Yonarmed 12 Kostrad.
Komandan Satgas Pamtas Yonarmed 12 Kostrad, Letkol Arm Erlan Wijatmoko, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tugas tambahan, melainkan bentuk nyata kepedulian prajurit terhadap kondisi sosial masyarakat perbatasan.
“Kami hadir tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai sahabat dan pelayan masyarakat. Kesehatan warga perbatasan adalah salah satu prioritas kami,” ujar Letkol Erlan dalam rilis Penerangan Kostrad yang diterima pada Rabu (15/10).
Baca Juga: Menhan Sjafrie Sebut Pesawat Tempur Chengdu J-10 akan Segera Tiba di Jakarta
Dengan pelaksanaan layanan kesehatan secara rutin di berbagai titik, Satgas berharap dapat meningkatkan kesehatan masyarakat perbatasan, memperkuat hubungan emosional antara TNI-warga, dan menumbuhkan rasa aman serta kepercayaan terhadap kehadiran negara.
Langkah ini sekaligus menjadi bukti bahwa pengamanan wilayah bukan hanya soal pertahanan, tetapi juga tentang membangun kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat di garis depan negara. (nhn)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































