Satgas Pamtas RI-RDTL Lakukan Patroli Bersama di Perbatasan

Jakarta, IDM – Satuan Tugas (Satgas) Pamtas RI-RDTL Yonif 743/PSY melaksanakan patroli dan border meeting di garis batas (zona netral) antar kedua negara di Desa Silawan, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Rabu (25/5).
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menjaga keharmonisan serta sinergi dan stabilitas keamanan di wilayah perbatasan antara Indonesia dan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).
Komandan Satgas Pamtas (Dansatgas) Batalyon Infantri 743/PSY Letkol Inf Andi Lulianto mengatakan, patroli bersama bertujuan untuk menyelesaikan berbagai persoalan di perbatasan baik dari pihak RDTL maupun dari Indonesia, secara baik tanpa harus menimbulkan sesuatu yang merugikan antar kedua negara satuan.

"keberadaan satuan tugas penjaga perbatasan (Satgas Pamtas) sangat penting dalam menjaga keharmonisan dan sinergi di wilayah perbatasan, serta menjadi hal yang penting untuk menjaga keamanan negara,” kata Andi.
Andi juga berharap dengan adanya patroli ini bisa menciptakan keamanan di wilayah perbatasan antara Republik Indonesia dan Timor Leste.
Pada kesempatan yang sama, Komandan Unidade Polisia Fronteria (UPF) atau Polisi Perbatasan Timor Leste Euclides Belo mengatakan bahwa keharmonisan antara Satgas Pamtas RI-Timor Leste dengan Polisi Perbatasan Timor Leste sudah lama terjalin dan berharap ke depannya hubungan ini tetap terjalin dengan baik. (ADT)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































