HANKAM

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 10 Kostrad Patroli Patok Batas Negara

Yon Armed 10 Kostrad
Satuan tugas pengamanan perbatasan (satgas pamtas) Yon Armed 10 Kostrad melakukan patroli patok di wilayah Perumbang, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. (Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM - Satuan tugas pengamanan perbatasan (satgas pamtas) Yon Armed 10 Kostrad melakukan patroli patok di wilayah Perumbang, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Kegiatan rutin ini menjadi bagian tugas pokok dalam menjaga kedaulatan dan keamanan teritorial yang dipimpin oleh Wakil Komandan Pos Perumbang Sertu Kambali.

Dansatgas Pamtas Mayor Arm Ady Kurniawan mengungkapkan bahwa salah satu tugas pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) adalah mengamankan wilayah perbatasan yang diimplementasikan diantaranya dengan melaksanakan patroli patok.

Baca Juga: Danlanud Adi Soemarmo kepada Ratusan Siswa Setukpa: Miliki Kemampuan Akademik dan Kepribadian yang Baik

"Terdapat 117 patok yang menjadi tanggung jawab Pos Pamtas Perumbang Satgas Yon Armed 10/Bradjamusti. Jarak tempuh dari pos menuju patok pertama yakni sekitar 2,5 kilometer," ujar Ady dalam rilis tertulisnya, Minggu (28/1).

Dansatgas mengatakan, tujuan dilaksanakannya Patroli Patok yaitu untuk mengetahui dan memastikan kondisi patok batas negara tidak bergeser ataupun rusak. Karena hal ini menyangkut tentang kedaulatan NKRI.

"Dibutuhkan waktu sepuluh sampai dengan dua belas hari perjalanan pulang pergi untuk mencapai 117 Patok lagi yang menjadi tanggung jawab Pos Perumbang," tambah Dansatgas.

Baca Juga: Warga Merauke Serahkan Senpi Rakitan dan Munisi ke TNI

Dansatgas menambahkan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan patroli patok ini dibutuhkan kondisi fisik yang prima dan mental yang kuat.

"Karena medan yang dilalui lumayan berat dan bervariasi seperti melintasi sungai, menyusuri rawa-rawa maupun menerobos hutan yang cukup lebat," jelas Ady. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.