Satgas Marinir Penjaga Perbatasan Indonesia-Papua Berikan Layanan Kesehatan Warga Yahukimo

Jakarta, IDM – Tim kesehatan dari Batalyon Infanteri (Yonif) 6 Marinir yang tergabung dalam Satgas Pengamanan Perbatasan Mobile Indonesia-Papua Nugini Gobang II memberikan pelayanan dan pengobatan kepada warga Distrik Dekai, Yahukimo, Papua, Selasa (4/6).
Komandan Satgas Yonif 6 Marinir Letkol (Mar) Rismanto Manurung mengatakan, tim kesehatan Yonif 6 Marinir menyisir setiap rumah warga di Distrik Dekai, Yahukimo untuk memberikan layanan pengobatan.
Baca Juga: Kapen Kostrad Benarkan Ada Prajuritnya Ditemukan Tewas di Rumah Sakit
"Kegiatan ini mendapatkan respons yang baik atas usaha yang dilakukan satgas demi membantu kesehatan warga," ujar Rismanto, dikutip dari keterangan Pasmar 1.

Ia melanjutkan, tujuan pelaksanaan layanan kesehatan ini untuk membantu warga Papua yang sakit dan tidak dapat berobat ke Puskesmas dikarenakan jarak yang cukup jauh.
Baca Juga: Pangdam I/BB: Prajurit yang Tugas di Papua Harus Kuasai Ilmu Teritorial
Lebih lanjut, Rismanto menyampaikan kegiatan layanan kesehatan ini merupakan salah satu kegiatan bakti sosial yang terprogram sekaligus wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat setempat.
“Dengan melakukan pelayanan dari pintu ke pintu, akan membantu masyarakat yang rumahnya jauh dari pos untuk berobat. Di samping itu kegiatan ini untuk lebih mengakrabkan jalinan persaudaraan antara satgas dengan warga masyarakat," tambahnya. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































