HANKAM

Satgas KJK KRI Bima Suci Upacara HUT ke-77 TNI AL di Sydney

Satgas KJK KRI Bima Suci Upacara HUT ke-77 TNI AL di Sydney
(Dok Dispenal)

Jakarta, IDM - 208 personel KRI Bima Suci yang dipimpin Komandan Satuan Tugas Kartika Jala Krida (Satgas KJK) Letkol Laut (P) M Sati Lubis, menyelenggarakan upacara HUT ke-77 TNI AL di Sydney, Australia, Senin (12/9).

Sati Lubis membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, yakni negara maritim selamanya akan menjadi urat nadi kehidupan bangsa Indonesia. Lautan, kata dia, menjadi media penting bagi akses pemerataan kesehatan, pendidikan, dan perekonomian menuju kejayaan sebagai bangsa maritim.

Ia menjelaskan, keberlangsungan hidup sebagai bangsa maritim membutuhkan jaminan keamanan jalur distribusi ekonomi lewat laut, bernavigasi hingga terbukanya akses yang sama pada sumber daya alam.

"Semuanya membutuhkan kekuatan TNI AL yang memiliki daya gentar, manuver dan pukul tinggi serta jangkauan operasional yang mencakup seluruh wilayah perairan yurisdiksi Indonesia," jelasnya, dikutip dari keterangan Dispenal, Selasa (13/9).

Tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia ke depan tidak semakin mudah. TNI AL membutuhkan sumber daya manusia, prajurit yang menguasai keterampilan, ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus berbudi pekerti luhur dan berkarakter kuat.

"Prajurit yang berani berinovasi lakukan perubahan ke arah lebih baik. Prajurit terlatih dan terdidik serta paham akan jati dirinya sebagai tentara profesional," ujarnya.

Sebelumnya, 208 personel KRI Bima Suci terdiri dari 92 anak buah kapal (abk), 102 taruna Akademi Angkatan Laut (AAL), dan 14 personel staf latihan yang memulai pelayaran pada Selasa (19/7) lalu dan akan kembali pada Minggu (18/10) dengan menempuh jarak 11.122 mil laut.

Pelayaran ini rencananya berlangsung selama 91 hari, dimulai dari Surabaya-Jakarta-Singapura-Sabah (Malaysia)-Tual-Townsville (Australia)-Sydney (Australia)-Cairns (Australia)-Darwin (Australia)-Bali. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.