HANKAM

Satgas Kizi TNI Membantu Pembangunan Hanggar Helikopter di Afrika Tengah

Pembangunan hanggar helikopter
Pembangunan hanggar helikopter di Afrika Tengah. (Foto: Dok. pmpp-tni.mil.id)

Jakarta, IDM – Satgas Kompi Zeni (Kizi) TNI Konga XXXVII-K Minusca berhasil merampungkan misi perdana, yakni membantu pembangunan hanggar helikopter di Afrika Tengah, Kamis (19/12).

Tugas ini merupakan pekerjaan lanjutan dari pembangunan yang dilakukan Satgas sebelumnya di Sektor Barat Kota Bouar, Afrika Tengah. Pendirian infrastruktur ini dilakukan menggunakan mobile crane (alat pengangkut beban).

"Pekerjaan crane support untuk hanggar pada sector Barat kota Bouar ini merupakan pekerjaan lanjutan dari satgas sebelumnya yang memakan total waktu pengerjaan 4 bulan lamanya," tulis keterangan yang dikutip dari pmpp-tni.mil.id, Senin (23/12).

Baca Juga: Laksanakan Program Papua Pintar, Satgas Yonif Raider 323 Berikan Wawasan Kebangsaan dan Peralatan Sekolah

Komandan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-K Minusca, yakni Letkol Czi M. Imvan Ibrahim merinci kegiatan tersebut dilakukan oleh empat personel yang terdiri dari seorang perwira yang memimpin tiga personel operator crane mobile.

Sebelum mencapai lokasi, para personel harus menempuh jarak hingga 440 kilometer dengan waktu tempuh 4 hari melalui jalur darat. "Kota Bouar menjadi salah satu lokasi misi terjauh yang dilaksanakan oleh Satgas Kizi Minusca XXXVII-K," katanya.

Dalam tugas kali ini, Kontingen Garuda bekerja sama dengan Kontingen Peru Engineering Company untuk merampungkan hanggar tersebut.

Baca Juga: TNI AD Gagalkan Penyelundupan 6,2 Kilogram Sabu dan 700 Pil Happy Five

Sebelumnya, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Richard Tampubolon menjelaskan pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari misi Satgas Kizi TNI selama bertugas di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Hal tersebut diungkap Richard saat melepas para prajurit dari Tanah Air pada pertengahan November 2024.

"Tugasnya bersifat konstruksi vertikal, horizontal. Ya, dapat membangun jembatan, jalan, juga gedung-gedung sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan yang ditugaskan nanti di sana,” kata Richard. (un)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.