HANKAM

Satgas Indobatt XXIII-R Bantu Pemulihan Situasi Pasca Gencatan Senjata di Lebanon Selatan

Prajurit Satgas Indobatt
Prajurit Satgas Indobatt mengunjungi sekolah di Lebanon Selatan. (Foto: instagram/pmpp.tni)

Jakarta, IDM – Staf Civil Military Coordination (CIMIC) Satgas Indobatt XXIII-R menggandeng sejumlah pihak, yakni Civil Affairs dan G9 Project SE mengunjungi sejumlah sekolah di Lebanon Selatan untuk melakukan kegiatan 'identification project', akhir pekan lalu.

Langkah ini dilakukan untuk memulihkan situasi pasca gencatan senjata atau wilayah tanggungjawab (area of responsibility) Indobatt. Sejumlah sekolah yang dikunjungi adalah Froun Public School; Ghandouriyah Public School; dan Tulin Public School.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mengecek dan mengidentifikasi apakah sekolah-sekolah tersebut memerlukan bantuan," tulis keterangan di instagram @pmpp.tni, Senin (3/3).

Baca Juga: Antara Pengabdian, Tantangan, dan Harapan Masyarakat Suka Duka Satgas Pamputer Kodim 1312/Talaud di Batas Terluar Ibu Pertiwi

"Sehingga dapat melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar kembali normal dan tidak ada kendala," sambungnya.

Kasi CIMIC Satgas Indobatt, Mayor Chk Eka Yudha Kurniawan menyampaikan bahwa agenda ini sangat penting untuk memantau kebutuhan yang dibutuhkan masyarakat untuk mempercepat pemulihan situasi pascaperang.

"Project Identification kali ini memang terfokus pada sekolah-sekolah, dikarenakan selama konflik terjadi semua sekolah tidak dapat beroperasi," tutur Eka.

Baca Juga: Ikuti Rakor Bidang Pangan, Kemhan Tekankan Komitmen terhadap Program MBG

"Ada beberapa sekolah yang rusak total akibat perang, kemudian ada juga yang kaca-kacanya pecah karena impact ledakan seperti sekolahan di Tulin," tambahnya.

Adapun gencatan senjata antara Palestina dan Israel pada akhir Januari 2025, berdampak pada sejumlah negara, salah satunya Lebanon Selatan. Negara tersebut mulai mengoperasikan sejumlah sekolah yang tidak mengalami rusak berat mulai 18 Februari 2025. (un)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.