Satgas Garuda Belajar Pengetahuan Jinakkan Bom dari Engineering Portugal QRF

Jakarta, IDM – Demi meningkatkan pengetahuan dalam menjinakkan bom, tim EOD Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-J Minusca Car menerima Pembekalan dari kontingen Portugal QRF dan saling bertukar pengetahuan serta informasi mengenai materi Road Clearance dan pengenalan alat khusus EOD (Explosive Ordnance Disposal) yang dimiliki oleh kontingen Portugal QRF bertempat di Camp Portugal QRF, Bangui, Mpoko Supercamp, Senin (13/5/2024).
Baca Juga: Lettu Ckm Rangga, Dokter Pertama yang Ikut Penataran Menembak Tempur dan Reaksi
"Pada rangkaian kegiatan ini disiapkan berbagai macam alat khusus yang digunakan untuk menangani ranjau dan bahan peledak milik Tim EOD Portugal QRF," ujar Dansatgas Kizi TNI Konga XXXVII-J, Letkol Czi Ibnu Muntaha dikutip keterangan resminya Pendam II/Sriwijaya, Jumat, (17/5).

Lebih lanjut kata Dansatgas personel juga dapat berinteraksi langsung dan saling bertukar informasi antar sesama pengawak alat khusus penjinak bom maupun bahan peledak dilanjutkan dengan praktek lapangan tentang bagaimana cara penggunaan alat-alat tersebut.
Lieutenant Tiago Ramos (Chief of Engineering Portugal QRF) berharap semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bersama serta dapat memperkuat hubungan baik antara Portugal QRF dengan Indonesian Engineering Company. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































