Satgas Denkul Rajawali III Siap Bertugas di Papua

Jakarta, IDM – Pada Sabtu (5/4) minggu lalu, Komandan Brigif 9/DY/2 Kostrad, Kolonel Inf La Ode Muhammad Nurdin memimpin upacara pelepasan latihan pratugas satgas Denkul Rajawali III Yonif 515 Kostrad di Jember.
Danbrigif memberikan apresiasi atas terpilihnya Yonif 515 terpilih sebagai Satgas Denkul Rajawali III di Papua. Ia menekankan bahwa penugasan ini adalah kehormatan dan bentuk kepercayaan dari pimpinan TNI.
Baca Juga: Puluhan Siswa Sekbang A-106 Ikuti Latihan Survival Dasar Elang Prayudha Pakca 2025
“Mantapkan langkah kalian menuju medan tugas. Jaga dan pertahankan nama baik satuan khususnya, dan TNI AD pada umumnya,” pesan Danbrigif.
“Selamat bertugas dan tetap semangat. Macan Kumbang, Berhasil Menang! Cakra!” lanjutnya dikutip dari rilis Penerangan Kostrad.
Satgas Denkul Rajawali III Papua merupakan Satgas yang bertugas untuk melaksanakan pengamanan daerah rawan di Papua.
Baca Juga: Didampingi KSAU dan KSAD, Panglima TNI Tinjau Kesiapan Operasi Skadron Tempur Lanud Iswahjudi
Satgas bagian dari Satuan Macan Kumbang Yonif 515/UTY/9/2 Kostrad ini dianggap sebagai satuan yang sangat diperhitungkan dalam penugasan tempur maupun tugas pengamanan daerah rawan mengingat beberapa penugasan yang pernah dilakukan dengan baik seperti Timor-timor, Aceh, Poso dan Papua.
Satgas Denkul Rajawali III juga mengemban tugas untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah. (nhn)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































