Satgas Damai Cartenz Kembali Tembak Mati 4 Anggota KKB

Jakarta, IDM - Satgas Damai Cartenz kembali menembak mati empat anggota KKB dan merampas dua senjata api. Hal ini diungkapkan Kasatgas Kombes Pol. Faizal Rahmadhani yang mengakui keempatnya tewas saat kontak tembak tim gabungan TNI-Polri dengan KKB di sekitar kawasan Oksibil wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Sabtu (30/9).
Ia mengatakan anggota KKB yang tewas diduga merupakan para pelaku berbagai aksi kekerasan bersenjata yang terjadi di Distrik Oksibil dan Distrik Serambakon Senin (18/9) dan Selasa (19/9).
Baca Juga: Aksi Tim VBSS Kopaska Koarmada II Gagalkan Perompak di Perairan Filipina
"Ya benar, kami telah berhasil melumpuhkan empat anggota KKB yang berada di Kabupaten Pegunungan Bintang serta mengamankan dua pucuk senjata api," kata Faizal seperti dikutip dari Antara.
Diakui, hingga kini belum dapat teridentifikasi identitas keempat anggota KKB.
"Proses evakuasi sedang dilakukan karena anggota di lapangan masih sedang melakukan pembersihan," jelas Faizal.
Baca Juga: 17 Pati TNI AL Naik Pangkat Jadi Laksma hingga Laksdya, Berikut Daftarnya
Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Dafi Bastoni, menambahkan penegakan hukum yang dilakukan di Pegunungan Bintang melibatkan berbagai pasukan TNI-Polri antara lain dari Satgas Gakkum yaitu Tim Delta, Brimob Resimen III, Kopasus yaitu Satgas Nanggala, Brimob Sulawesi Utara, Satgas Pamtas Yonif 310/KK yaitu Satgas dan Polres Pegunungan Bintang.
"Keberhasilan ini merupakan hasil kerjasama antara TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Damai Cartenz maupun Satgas Pamtas bertugas di Pegubin, " kata Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Dafi. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































