Satbravo 90 Kopasgat TNI AU, Pengawal Misi Kemanusiaan Indonesia untuk Turki

Jakarta, IDM - Satuan antiteror Kopasgat TNI Angkatan Udara (TNI AU), Satbravo 90 Kopasgat, kembali dikerahkan sebagai pengawal misi kemanusiaan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia.
Kali ini, mereka dikerahkan untuk mengawal bantuan kemanusiaan bagi para korban gempa bumi Turki. Bantuan dari pemerintah Indonesia tersebut diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Sabtu (11/2), dengan menggunakan dua pesawat TNI AU yakni pesawat C-130 Hercules dan Boeing 737.
Melansir keterangan instagram @kopasgat_tniau, sejumlah personel Satbravo 90 Kopasgat yang diberangkatkan dalam misi ini berada di bawah komando Lettu Pas Isnain.
"Laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh serta penuh dengan rasa tanggung jawab," pesan Komandan Satbravo 90 Kolonel Pas Dedy Agung kepada para personel yang bertugas.
"Pimpinan telah memercayakan tugas misi ini kepada kita, jangan sampai kita mengecewakan," tambahnya.
Misi pengawalan ini bukanlah yang pertama. Melansir laman TNI AU, Senin (13/2), Satbravo 90 Kopasgat TNI AU tercatat telah melakukan sejumlah tugas pengawalan untuk misi kemanusiaan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia.
Pada Maret 2022, satuan ini melakukan pengawalan untuk misi evakuasi WNI dari Ukraina sebagai respons pemerintah Indonesia atas dinamika konflik yang semakin memanas antara Rusia dan Ukraina, di mana Rusia akhirnya memulai invasi ke Ukraina pada Februari 2022.
Baca: Perkembangan Revitalisasi Makam Bersejarah di Gudang Senjata Sidoarjo
Selain itu, satuan yang sama juga berhasil melakukan pengamanan untuk misi evakuasi WNI dari Afghanistan pada Agustus 2021.
Mereka berhasil mengawal tim evakuasi Indonesia dan WNI untuk kembali ke tanah air dengan selamat. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































