HANKAM

Sambangi Karang Unarang, Pangkoarmada RI Pastikan Navigasi di Perbatasan Aman

Pangkoarmada RI Laksamana Madya Denih Hendrata
Pangkoarmada RI Laksamana Madya Denih Hendrata meninjau kondisi suar di Karang Unarang, Jumat (16/1). (Foto: Dok. Dispen Koarmada RI)

Jakarta, IDM – Kedaulatan di wilayah perbatasan laut menjadi harga mati yang terus dijaga ketat oleh TNI AL. Untuk memastikan kehadiran negara sekaligus jaminan keamanan navigasi di jalur vital internasional, Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI Laksamana Madya Denih Hendrata, meninjau langsung kondisi suar di Karang Unarang, Kalimantan Utara.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada RI Kolonel Laut (P) Wishnu Ardiansyah, mengatakan misi utama kunjungan ini adalah menjamin fungsi infrastruktur maritim tetap optimal demi keselamatan pelayaran.

"TNI AL melalui Koarmada RI memastikan kondisi dan fungsi sarana bantu navigasi pelayaran sekaligus menegaskan kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan perbatasan," kata Wishnu dalam keterangannya, dikutip Sabtu (17/1).

Wishnu memaparkan, dalam kunjungan kerja yang dilaksanakan pada Jumat (16/1) tersebut, Denih melakukan inspeksi menyeluruh. Tidak hanya melihat fisik bangunan suar, jenderal bintang tiga itu juga memeriksa situasi perairan dan kesiapan prajurit yang berjaga.

Baca Juga: Kapten Ravega, Perwira TNI AL Pertama di NDA Jepang yang Borong Penghargaan Sains

"Dalam peninjauan tersebut, Pangkoarmada RI meninjau kondisi suar, lingkungan perairan sekitar, serta kesiapsiagaan unsur Koarmada RI yang bertugas di wilayah Karang Unarang," ujarnya.

Lebih lanjut, Wishnu menyampaikan pesan Denih mengenai vitalnya peran Karang Unarang. Pengamanan di titik ini dinilai krusial tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi lalu lintas laut dunia.

Pangkoarmada RI Laksamana Madya Denih Hendrata
Di sela kunjungan kerja, Pangkoarmada RI Laksamana Madya Denih Hendrata membagikan sembako kepada warga di sekitar perairan Karang Unarang. (Foto: Dok. Dispen Koarmada RI)

"Pangkoarmada RI menyampaikan pentingnya pengamanan dan pemeliharaan sarana navigasi sebagai bagian dari upaya mendukung keselamatan pelayaran internasional dan menjaga stabilitas keamanan laut di kawasan strategis perbatasan," papar Wishnu.

Tak hanya fokus pada aspek pertahanan dan keamanan, kunjungan ini juga menyentuh sisi kemanusiaan. Wishnu mengungkapkan, Denih menyempatkan diri berinteraksi dan memberikan perhatian khusus kepada warga yang menggantungkan hidup di perairan tersebut.

Baca Juga: Warga Apresiasi TNI AD, Bangun Jembatan di Wonogiri Hanya 1 Bulan

"Di sela-sela kegiatan peninjauan, Pangkoarmada RI juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat nelayan perbatasan sebagai wujud kepedulian dan pengabdian TNI AL, khususnya Koarmada RI kepada rakyat," jelasnya.

Menutup keterangannya, Wishnu menegaskan interaksi langsung ini menjadi kunci kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah terluar.

"Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan TNI AL dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga kedaulatan dan keamanan laut nasional," pungkas Wishnu. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.