HANKAM

Saka Bahari Wadah Pramuka Berorientasi Kebaharian

Saka Bahari Wadah Pramuka Berorientasi Kebaharian
(Dok Dispenal)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono melaksanakan Rapat Pimpinan Saka Bahari tahun 2022, bertempat di Auditorium Denma Mabesal Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu. (23/3).

Saka Bahari dapat membentuk pribadi generasi muda yang memiliki keterampilan dan semangat membangun serta memiliki budi pekerti yang luhur, dilandasi nilai keimanan serta ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Rapim Saka Bahari Nasional Tahun 2022 ini mengusung tema, “Melalui Penyelenggaraan Pembinaan Saka Bahari TA. 2022 Kita Wujudkan Semangat Berbakti Tanpa Henti, Cinta Tanah Air dan Bela Negara yang berwawasan Kebangsaan serta Siap Mendukung Upaya Pemulihan Ekonomi Nasional dan Reformasi Struktural”, dengan melibatkan 388 peserta (45 personel hadir secara langsung dan peserta dari luar wilayah Jabodetabek melalui vicon 343 pers) terdiri dari Sanggar kerja, Dewan Saka Bahari dan Pinsaka dari Armada 1,2,3, Lantamal I-XIV, dan Lanal-Lanal, serta Satnonkowil dari Pushidrosal, Kormar dan Kolinlamil.

(Dok Dispenal)

Rangkaian kegiatan Pramuka Saka Bahari telah dilaksanakan sejak 21 Maret 2022 yang diawali dengan Apel Gabungan yang dilaksanakan secara Tatap Muka dan Vicon oleh sekitar 500 personel Pramuka Saka Bahari binaan Lantamal dan Lanal seluruh Indonesia dibuka Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah. Kegiatan masih akan terus berlangsung hingga 25 Maret 2022 mendatang dengan Pembekalan Materi dan Penyempurnaan Buku Petunjuk Pelaksanaan Saka Bahari.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Mayjen TNI Mar (Purn) Yuniar Ludfi yang mewakili Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Waseso mengucapkan terima kasih kepada Laksamana TNI Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Laut selaku Kamabisaka Pramuka Bahari Tingkat Nasional dan seluruh pengurus Majelis Pembimbing Saka Pramuka Bahari Tingkat Nasional, yang telah memberikan bimbingan serta bantuan baik moril maupun materi demi perkembangan Saka Pramuka Bahari.

(Dok Dispenal)

“Saya juga berterima kasih kepada jajaran Pimpinan Saka Pramuka Bahari Tingkat Nasional, yang dalam setiap kegiatannya selalu berkoordinasi dengan Kwarnas. Saya berharap agar Saka Pramuka Bahari sebagai salah satu Saka yang pertama ada di lingkungan Gerakan Pramuka, dapat terus berkembang dan diminati kaum muda para anggota Gerakan Pramuka. Saka Pramuka Bahari diharapkan juga ikut berperan serta dalam kegiatan-kegiatan nasional salah satunya Jambore Nasional (Jamnas) XI pada 14 Agustus hingga 21 Agustus 2022 di Buperta Cibubur, yang salah satu mata kegiatannya adalah Petualangan Air atau kegiatan perairan," ujarnya. (BFM)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.