RSAU dr. Esnawan Antariksa Terima Tiga Mesin HFNC dari Perkumpulan Alumni Universitas Oxford Indonesia

Jakarta, IDM - Rumah Sakit TNI Angkatan Udara (RSAU) dr. Esnawan Antariksa menerima tiga mesin terapi oksigen beraliran tinggi atau yang dikenal dengan High Flow Nasal Cannula (HFNC) dari perkumpulan Alumni Universitas Oxford Indonesia (OXSI), Selasa (31/08/21).
Alat HFNC yang mulai direkomendasikan sebagai lini pertama bantuan oksigenasi pada kasus gagal napas hipoksemia ini, sangat berguna bagi pasien positif Covid-19, maupun yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP), sebagai bantuan tahap awal jika pasien masih dalam kondisi dapat bernafas sendiri.
Bantuan tiga mesin HFNC ini diserahkan oleh President Alumni OXSI, dr. Teddy Tjandra dan diterima langsung oleh Kepala RSAU dr. Esnawan Antariksa, Kolonel Kes dr. Mukti A. Berlian, Sp.PD. Pada kesempatan tersebut, Kolonel Berlian menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari OXSI terhadap penanganan pasien Covid-19 di RSAU dr. Esnawan Antariksa.

"Semoga bantuan ini dapat membantu kesembuhan pasien Covid-19 di RSAU dr. Esnawan. Untuk itu, mewakili seluruh jajaran RSAU dr. Esnawan Antariksa, kami mengucapkan terima kasih kepada Alumni Universitas Oxford Indonesia," ujar dr. Berlian.
Sementara President Alumni Universitas Oxford Indonesia, dr. Teddy Tjandra berharap, agar HFNC ini dapat digunakan dengan baik.
"Mudah-mudahan bisa membantu RSAU dr. Esnawan Antariksa dalam penanganan pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit ini,” kata dr. Teddy Tjandra.
Turut hadir pada kegiatan ini, Sesdis RSAU, Letkol Kes dr. I Wayan S, Sp.OG., dan Kajangkes, Letkol Kes Rofid Alfian Noor, S.T. Sementara dari Alumni Universitas Oxford Indonesia tampak hadir, dr. Wempy Supit, Sp.U, FACS, dan Head of Partnership Committee Oxford Society of Indonesia, Ghazzian Afif. (nhn/man)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































