RS Marinir Cilandak Kini Punya Unit Pengelola Darah, Donor Dibuka Setiap Hari

Jakarta, IDM – Rumah Sakit Marinir Cilandak (RSMC) resmi mengoperasikan Unit Pengelola Darah (UPD) sebagai pusat pelayanan donor, pengolahan, dan pendistribusian darah bagi pasien maupun masyarakat umum.
Komandan Rumah Sakit Marinir Cilandak, Kolonel Laut (K) drg. Muh Arifin, menjelaskan kehadiran UPD diharapkan dapat memperkuat ketersediaan darah di wilayah Jakarta Selatan, khususnya untuk mendukung kebutuhan internal rumah sakit.
Baca Juga: Tiga Prajurit Gugur saat Rangkaian HUT ke-80 TNI, Keluarga Diberi Santunan
Fasilitas tersebut memungkinkan masyarakat mendonorkan darah tanpa harus menunggu kegiatan massal, karena tersedia pelayanan individu setiap hari mulai pagi hingga malam.
"Masyarakat dapat melakukan donor darah secara individu setiap hari, mulai pukul 07.00 hingga 20.00 WIB," jelas Arifin, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Jumat (10/10).
Peresmian UPD turut mendapat perhatian dari Kepala Pusat Kesehatan TNI AL (Kapuskesal), Laksamana Muda dr. Sujoko Purnomo, yang meninjau langsung kegiatan donor darah di RSMC, Rabu (8/10).
Baca Juga: TNI AD Sudah Renovasi 5.000 Rumah Dinas Prajurit di 400 Koramil
Dalam kunjungannya, Sujoko menyampaikan apresiasi atas langkah strategis Rumah Sakit Marinir Cilandak dalam memperluas layanan kesehatan yang bermanfaat bagi publik.
"Semoga kehadiran UPD ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah, sekaligus menjadi bentuk pengabdian nyata TNI L di bidang kemanusiaan," ujarnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































