HANKAM

Rotasi Pimpinan, Ini Pesan Dankodiklatau kepada Danlanud Adi Sutjipto dan Adi Soemarmo yang Baru

Dankodiklatau Marsdya TNI Arif Mustofa
Dankodiklatau Marsdya TNI Arif Mustofa memimpin sertijab Komandan Lanud Adi Sutjipto dan Komandan Lanud Adi Soemarmo. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM – Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Udara (Dankodiklatau) Marsdya TNI Arif Mustofa mengatakan, setiap komandan satuan dituntut kritis dalam menghadapi berbagai situasi serta adaptif terhadap berbagai perubahan.

Dengan demikian, mereka dapat mengonversi tantangan menjadi peluang yang pada akhirnya dapat menciptakan keunggulan kompetitif di tengah persaingan global.

Pesan tersebut disampaikan Dankodiklatau saat memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Komandan Lanud Adi Sutjipto Yogyakarta dan Komandan Lanud Adi Soemarmo Solo di Lapangan Abdulrachman Saleh, Kodiklatau, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (3/5).

Baca Juga: Pascaerupsi Gunung Ruang, Personel Lanud Sam Ratulangi Bantu Evakuasi Ratusan Masyarakat

“Siapkan generasi penerus yang siap menghadapi berbagai tantangan tugas dan perubahan zaman; perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi di era informasi yang begitu cepat,” sambung Dankodiklatau dikutip Minggu (5/5).

Dankodiklatau Marsdya TNI Arif Mustofa
Upacara sertijab Komandan Lanud Adi Sutjipto dan Komandan Lanud Adi Soemarmo. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Usai sertijab, maka jabatan Komandan Lanud Adisutjipto diemban oleh Marsma TNI Setiawan, setelah sebelumnya posisi tersebut dijabat oleh Marsma TNI Dedy Susanto.

Sementara itu, Marsma TNI Bambang Juniar Djatmiko didapuk sebagai Komandan Lanud Adi Soemarmo yang baru untuk menggantikan Marsma TNI Ridha Hermawan.

Baca Juga: Pesan Panglima Kostrad di Apel Komandan Satuan

Kepada para pejabat yang baru, Komandan Kodiklatau mengucapkan selamat dan meminta mereka untuk menjaga kepercayaan pimpinan angkatan udara dengan baik.

Lebih lanjut, ia berharap agar keduanya dapat meningkatkan kinerja satuan, khususnya dalam menyiapkan sumber daya manusia TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang unggul, berkarakter, dan profesional guna mewujudkan TNI AU yang AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul dan Humanis).

“Terima kasih kepada Marsma TNI Dedy Susanto dan Marsma TNI Ridha Hermawan yang telah menunjukkan kinerja, loyalitas, dedikasi dan tanggung jawab yang tinggi selama melaksanakan tugas sebagai Danlanud Adisutjipto dan Adi Soemarmo,” pungkas Dankodiklatau. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.