Rotasi Jabatan, Pangkoopsudnas Lantik Pejabat Baru Askomlek Kaskoopsudnas

Jakarta, IDM – Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi melantik dan mengukuhkan Marsma TNI I Gusti Komang Alit Erbawa sebagai Askomlek Kaskoopsudnas bertempat di Makoopsudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (7/10).
Sertijab Askomlek Kaskoopsudnas ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan (Sertijab) dan pakta integritas jabatan.
Baca Juga: Jelang HUT TNI ke-79, Pengamat Militer: Kesejahteraan Prajurit Jadi Elemen Krusial
Dengan pelantikan tersebut, Marsma TNI I Gusti Komang Alit Erbawa, yang sebelumnya didapuk sebagai Sesdikomlekau, kini telah resmi menggantikan Marsma TNI Hadi Siswoyo, yang menempati jabatan barunya sebagai Wadan Koharmatau.

Dalam amanatnya, Pangkoopsudnas menyoroti pentingnya jabatan Askomlek Kaskoopsudnas yang bertugas untuk menyelenggarakan kegiatan bidang telekomunikasi dan elektronika.
Baca Juga: Memasuki Usia 79 Tahun TNI Transisi Kepemimpinan dan Tekad Menuju Indonesia Emas
Selain itu, Askomlek Kaskoopsudnas juga memiliki tanggung jawab untuk mengadakan, merencanakan serta menyusun kebutuhan dukungan komunikasi dan elektronika (Komlek) dalam operasi udara dan kontijensi.
"Melihat jabaran tugas-tugas Askomlek Kaskoopsudnas, betapa tugasnya sangat strategis, terlebih dengan makin berkembangnya teknologi Komlek, sehingga mengharuskan personel Komlek untuk terus mengupgrade diri," ujar Marsdya TNI Tedi dikutip dari keterangan Penerangan Koopsudnas, Rabu (8/10). (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































