Rotasi Jabatan, Marsma TNI Yudy Mandega R. Resmi Ditunjuk Sebagai Waasintel KSAU

Jakarta, IDM – Asisten Intelijen (Asintel) KSAU Marsda TNI Benedictus Benny memimpin serah terima jabatan (Sertijab) Wakil Asisten Intelijen (Waasintel) KSAU di Ruang Kerja Asintel KSAU, Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Jumat (3/1).
Melansir keterangan Dinas Penerangan Angkatan Udara (Dispenau), Sabtu (4/1) dijelaskan, sertijab dilakukan dari pejabat lama yaitu Marsma TNI Jumarto kepada Marsma TNI Yudy Mandega R. sebagai pejabat Waasintel KSAU yang baru.
Baca Juga: Yonkav 10 Bersama Disdukcapil Kota Makassar Gratiskan Pembuatan Akte Kelahiran
Marsma TNI Jumarto akan menempati posisi baru sebagai Inspektur Operasi Inspektorat Jenderal Angkatan Udara (Ir Ops Itjenau). Sementara itu, Marsma TNI Yudy Mandega R merupakan alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1991 yang sebelumnya menjabat sebagai Asintel Kaskoopsudnas.

“Sertijab ini didasarkan pada Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1545/XII/2024 tanggal 6 Desember 2024 dan Surat Keputusan Kasau Nomor Kep/35-PKS/XII/2024 tanggal 20 Desember 2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI Angkatan Udara,” jelas Dispenau.
Baca Juga: Kodiklatal Cetak Prajurit Andal Lewat Lattek Pelayaran Gabungan WJY 23
Selain sertijab Waasintel KSAU, pada kesempatan yang sama turut digelar serah terima jabatan Paban IV/Hublu Sintelau, dari Kolonel Pnb Yose Ridha kepada Kolonel Pnb Eko Adi Nugroho. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































