HANKAM

Rotasi Jabatan, KSAU Pimpin Serah Terima Jabatan Komandan Kodiklatau

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono menyerahkan pataka Kodiklatau kepada pejabat Komandan Kodiklatau yang baru Marsda TNI T.B.H. Age Wiraksono. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM – Tongkat komando untuk jabatan Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Udara (Dankodiklatau) telah resmi dipegang oleh Marsda TNI T.B.H. Age Wiraksono.

Hal tersebut ditandai melalui prosesi serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono di Lapangan Adisujipto, Kodiklatau, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (11/9).

Baca Juga: Belasan Senjata Api Disita Hasil Operasi Satgas Pamtas RI-RDTL Yonarhanud 15/DBY

Sebelumnya, jabatan Dankodiklatau diemban oleh Marsdya TNI Arif Mustofa yang sejak 15 Agustus 2025 menempati jabatan sebagai Irjenau.

Dalam amanatnya, KSAU menegaskan bahwa Kodiklatau memiliki peran penting sebagai ujung tombak pembinaan prajurit udara. “Kodiklatau adalah ujung tombak dalam melaksanakan fungsi pembinaan, merumuskan doktrin, menyelenggarakan pendidikan, dan mengembangkan latihan yang membentuk profesionalisme prajurit udara," ungkap Tonny dikutip dari unggahan Instagram TNI AU, @militer.udara, Jumat (12/9).

Arif Mustofa dan Age Wiraksono
Marsdya TNI Arif Mustofa (kiri) dan Marsda TNI Age Wiraksono (kanan) saat upacara serah terima jabatan Dankodiklatau yang dipimpin oleh KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Marsekal Tonny juga menyampaikan apresiasi kepada Marsdya TNI Arif Mustofa yang telah membawa Kodiklatau semakin kokoh sebagai leading sector dalam membentuk pola pikir (mindset) prajurit udara.

Selain itu, ia juga berhasil mengembangkan sistem pendidikan yang adaptif, serta menyempurnakan doktrin sebagai landasan dalam setiap operasi udara.

Baca Juga: KRI Halasan-630 di Selat Singapura Berhasil Intersepsi Kapal Gelap Kobe Pioneer

Kepada Dankodiklatau yang baru, Marsda TNi T.B.H Age Wiraksono, KSAU berpesan agar terus memperkuat mekanisme kerja antar satuan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ia juga menekankan pentingnya doktrin TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang selalu relevan dengan dinamika strategis dan perkembang teknologi militer. “Sebaik apa pun teknologi yang dimiliki, faktor manusia jadi penentu keunggulan dalam peperangan modern,” ujar KSAU. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.