Ribuan Siswa Dilantik Jadi Prajurit Infanteri TNI AD, Terima Baret Yudhawastu Pramuka

Jakarta, IDM – Sebanyak 1.056 siswa dilantik menjadi prajurit infanteri TNI AD. Mereka adalah prajurit muda Abiturien Dikjurba Dikmaba TNI AD Gelombang II TA 2024 (overloop) yang berjumlah 386 orang, dan Abituren Dikjurta Dikmata TNI AD Gelombang I TA 2025 yang berjumlah 670 orang.
Dilansir dari keterangan Pendam IM, Jumat (23/5) upacara pelantikan dipimpin oleh Kepala Staf Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Kasdam IM) Brigadir Jenderal TNI Ayi Supriatna yang ditandai dengan tradisi pembaretan Yudhawastu Pramuka di kawasan Pantai Ujung Batee, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (22/5).
Baca Juga: Selama Sebulan, 10 Prajurit Puspenerbal Kursus Operator Drone ScanEagle
Pada kesempatan tersebut dibacakan amanat Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) Letnan Jenderal TNI Iwan Setiawan yang mengatakan bahwa tradisi pembaretan dan penyematan brevet bukan sekedar seremoni melainkan merupakan simbol pengukuhan dan pengakuan terhadap kemampuan tempur para prajurit infanteri.
Infanteri lanjut Iwan dikenal sebagai pasukan terdepan yang memiliki peran vital dalam memenangkan pertempuran di berbagai medan operasi dengan Julukannya Queen of the Battle. Melalui latihan yang aplikatif dan realistis, para prajurit dibekali dengan kemampuan teknis dan taktis baik untuk menghadapi Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dengan mempertimbangkan faktor geografis, cuaca serta tantangan taktis lainnya.
Baca Juga: Pesan KSAD untuk 270 Perwira Lulus Pendidikan Seskoad
"Korps Infanteri merupakan Korps terbesar di lingkungan TNI AD yang memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan wilayah NKRI. Prajurit Infanteri selalu berada di garis terdepan dan pantang untuk mundur. Sejarah perjuangan bangsa telah mencatat peran besar Prajurit Infanteri dalam berbagai keberhasilan operasi tempur yang menentukan arah perjuangan bangsa," kata Iwan.
Dengan berakhirnya upacara penutupan ini, para siswa resmi menyandang status sebagai Prajurit Infanteri TNI AD yang siap menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara dengan penuh dedikasi, disiplin, dan profesionalisme. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































