Reuni Historis di Cilodong: Presiden Prabowo Hadiri Sertijab Danyonif 328

Jakarta, IDM – Markas Batalion Infanteri (Yonif) 328/Dirgahayu Kostrad di Cilodong, Depok, menjadi saksi momen bersejarah pada Jumat (2/10). Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali ke "rumah lamanya" untuk menghadiri upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Yonif 328/Dirgahayu.
Baca Juga: TNI AD Punya Program “Bager”: Sentuhan Hangat Yonif 315/Garuda di Tanah Papua
Dilansir dari keterangan Penyonif 328/Dirgahayu, Sabtu (3/10), kehadiran Prabowo memberikan nilai emosional dan historis tersendiri bagi keluarga besar Yonif 328/Dirgahayu. Pasalnya, Presiden ke-8 RI tersebut memiliki rekam jejak panjang di satuan baret hijau ini, di mana ia pernah mengemban amanah sebagai Komandan Yonif 328/Dirgahayu pada periode 1987–1991.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyaksikan langsung penyerahan tongkat kepemimpinan Yonif 328/Dirgahayu dari Letkol Inf Adekurniawan Dwi Saputro kepada pejabat baru, Letkol Inf Denny Sopyan. Selain menyaksikan prosesi pergantian pimpinan, Presiden juga memberikan pengarahan khusus kepada para prajurit.
Baca Juga: Presiden Prabowo Direncanakan Hadir dalam Puncak Perayaan HUT ke-81 TNI di Mabes TNI
Kegiatan Sertijab berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Pergantian kepemimpinan ini menjadi bagian dari kesinambungan kepemimpinan satuan dalam menjaga tradisi, soliditas, serta nilai-nilai pengabdian prajurit dalam melaksanakan tugas demi bangsa dan negara.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































