HANKAM

Respons Cepat TNI AD, Satgas Zeni TNI AD Mulai Rekonstruksi Jembatan di Rade

Respons Cepat TNI AD, Satgas Zeni TNI AD Mulai Rekonstruksi Jembatan di Rade
Respons Cepat TNI AD, Satgas Zeni TNI AD Mulai Rekonstruksi Jembatan di Rade

Jakarta, IDM - Satu hari setelah mendarat di Bima, Satgas Zeni TNI AD dari Yonzikon 13/Karya Etmaka langsung bergerak cepat mengerjakan rekonstruksi jembatan di wilayah Bolo, Desa Rade, Kabupaten Bima yang terputus akibat diterjang banjir bandang. Seluruh personel Satgas Zeni TNI AD langsung mengerjakan pembangunan kembali jembatan sepanjang 30 meter dan lebar 5 meter dengan membuat pondasi untuk bentangan jembatan.

Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani terjun langsung ke lokasi rekonstruksi jembatan untuk memberikan arahan kepada personel Satgas Zeni TNI AD yang dibantu Babinsa dan masyarakat Desa Bolo dan Desa Rade, Kabupaten Bima.

  • Photo. Dok:Dispenad

"Ini bentuk respons dan kepedulian TNI AD untuk membantu masyarakat agar dapat beraktivitas kembali dan akses transportasi melalui jembatan ini dapat kembali normal," tutur Danrem.

Pada kesempatan tersebut, Danrem juga mengharapkan peran serta masyarakat di wilayah tersebut untuk turut berperan aktif supaya rekonstruksi jembatan dapat diselesaikan secepatnya. Diperkirakan, rekonstruksi jembatan di Rade ini akan dapat digunakan dalam waktu dua minggu kedepan.

"Harapan kami, personel TNI beserta masyarakat dapat bersinergi untuk saling mendukung terselesaikannya rekonstruksi jembatan ini secepatnya," imbuh Danrem.

Pengerjaan rekonstruksi jembatan ini dipimpin oleh Danyonzikon 13/KE Letkol Czi Alid Setiawan dengan 51 personel Satgas Zeni TNI AD dari Yonzikon 13/Karya Etmaka.

"Kami akan mengerjakan pembangunan jembatan di tiga lokasi, pada tahap awal ini, kami fokuskan mengerjakan jembatan di Desa Rade," ungkap Alid Setiawan.

Personel Satgas Zeni TNI AD ini akan dibentuk dalam dua tim, yang akan mengerjakan rekonstruksi jembatan di wilayah Desa Campa.

"Selain di Desa Rade ini, tim akan kami kerahkan juga di Desa Campa agar proses pembangunan jembatan di beberapa lokasi dapat kami selesaikan secepatnya, agar masyarakat yang terdampak bencana dapat segera beraktivitas normal kembali," tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Camat Madapangga M. Saleh menyampaikan terima kasih atas respons cepat TNI Angkatan Darat dalam memberikan bantuan rekonstruksi jembatan yang menjadi akses satu-satunya bagi warga di beberapa desa di kecamatannya.

"Kami sangat bersyukur bahwa hanya dalam hitungan hari sejak banjir bandang memutus jembatan ini, TNI Angkatan Darat bergerak cepat mengirimkan bantuan pembangunan kembali jembatan yang putus ini, " ujar Camat. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.