HANKAM

Respons Antrean BBM, TNI AD Terjunkan Prajurit jadi Petugas SPBU di Bali

Personel Kodam IX:Udayana
Kodam IX/Udayana merespons antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di Bali dengan menerjunkan sejumlah personel di SPBU. (Foto: Dok. Kodam IX/Udayana)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Darat melalui Kodam IX/Udayana merespons antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di Bali dengan menerjunkan sejumlah personel di SPBU. Hal ini dipastikan dalam audiensi dengan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri bersama Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto di Makodam IX/Udayana, Rabu (14/10).

Baca Juga: Pangkormar dan Deretan Petinggi Marinir Terima Brevet Kehormatan Paspampres

Dilansir dari keterangan Penkodam IX/Udayana, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan dalam pertemuan tersebut, Pertamina meminta dukungan personel TNI untuk membantu menjaga ketertiban di SPBU, mengantisipasi potensi gangguan keamanan, serta mencegah perselisihan di tengah antrean.

"Pangdam menyambut baik koordinasi tersebut agar pelayanan BBM kepada masyarakat dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif," kata Amrizal.

Ia menjelaskan berdasarkan pertemuan tersebut Direktur Utama Pertamina mengatakan bahwa keterlambatan kedatangan kapal pengangkut BBM akibat kendala saat penjangkaran turut memengaruhi jadwal distribusi. Peningkatan konsumsi BBM bersubsidi dan kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan stok juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan untuk mengantisipasi pembelian berlebihan atau panic buying.

Baca Juga: Indonesia-AS Kenang Awak USS Houston dan Perkuat Upaya Pelestarian Bangkai Kapal

"Jadi dukungan pengamanan merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Kodam IX/Udayana mengimbau masyarakat tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, serta mengikuti arahan petugas, sementara koordinasi antara TNI, Pertamina, pemerintah daerah, dan unsur terkait terus diperkuat demi kelancaran pelayanan," pungkas Amrizal.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.