HANKAM

Resmikan Kasuari Shooting Club, Pangdam: Hadirkan Wadah Latihan yang Modern

Pangdam VXIII/Kasuari Mayjen TNI Jimmy Ramoz Manalu
Pangdam VXIII/Kasuari Mayjen TNI Jimmy Ramoz Manalu (tengah) di lapangan tembak Pistol Lodewijk Mandatjan, Makodam, Manokwari, Sabtu (5/7). (Foto: Dok. Pen Ksr)

Jakarta, IDM – Kodam XVIII/Kasuari meresmikan Kasuari Shooting Club sebagai bagian dari upaya membangun kemampuan personel dan menjalin kedekatan dengan masyarakat melalui olahraga menembak.

Pangdam VXIII/Kasuari, Mayjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, mengatakan pembentukan Kasuari Shooting Club merupakan langkah progresif dalam pembinaan kemampuan menembak prajurit.

“Kita ingin menghadirkan wadah latihan yang modern, terarah, dan terbuka tidak hanya untuk prajurit, tetapi juga masyarakat umum,” ujar Jimmy dikutip dari Penerangan Kasuari, Senin (7/7).

Baca Juga: Danrem 161/WS Janji Perjuangkan Status Veteran Mantan Pejuang 1975

Kasuari Shooting Club, jelas Jimmy, adalah ruang bersama serta tempat lahirnya prestasi dan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Ia menambahkan, olahraga menembak bukan sekadar ajang kompetisi, namun juga sarana pembelajaran tentang disiplin, konsentrasi, dan pengendalian diri, nilai-nilai yang sangat penting baik di medan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui Kasuari Shooting Club, diharapkan akan muncul atlet-atlet menembak dari Papua Barat yang mampu bersaing di panggung nasional bahkan internasional.

Baca Juga: Hari Keempat Evakuasi, TNI AL Temukan Jenazah Korban KMP Tunu Pratama Jaya

Selain itu, diharapkan keberadaan klub ini juga mendukung visi Pemda Papua Barat dalam menciptakan wilayah yang aman, sejahtera, bermartabat, dan mandiri.

Peresmian Kasuari Shooting Club menjadi tonggak baru dalam sinergi TNI dan masyarakat. Sebuah langkah maju yang tidak hanya membangun kekuatan fisik, namun juga memupuk semangat kebersamaan dan kebanggaan terhadap tanah Papua Barat.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap inisiatif pembentukan klub ini.

Baca Juga: Kemenkopolkam Usul Anggaran 2026 Naik, Rp34,5 Miliar untuk Pertahanan Negara

“Kasuari Shooting Club bukan hanya tempat latihan bagi prajurit, tetapi juga menjadi sarana pembinaan olahraga menembak tingkat daerah. Saya yakin, dari sinilah akan lahir atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Papua Barat di tingkat nasional,” ucap Gubernur.

Lebih dari sekedar fasilitas, kehadiran Kasuari Shooting Club diharapkan menjadi katalis bagi kemajuan olahraga menembak di Papua Barat.

Gubernur juga menegaskan bahwa sinergi antara Pemda Papua Barat dan Kodam XVIII/Kasuari selama ini telah memberikan kontribusi nyata, baik dalam menjaga stabilitas keamanan maupun mendorong pembangunan wilayah. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.