HANKAM

Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Panglima Divif 2 Kostrad: Simbol Kemanunggalan TNI dengan Rakyat

Pangdivif 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun
Pangdivif 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun meresmikan Jembatan Perintis Garuda di Desa Bakalan, Kabupaten Pasuruan. (Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM – Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, meresmikan Jembatan Perintis Garuda di Desa Bakalan, Kabupaten Pasuruan, pada Jumat (26/6) lalu.

Primadi menyebut, pembangunan jembatan selain menjadi simbol kemanunggalan TNI dengan rakyat juga menjadi infrastruktur yang memberikan manfaat kepada warga.

Baca Juga: Wingdik 800/Pasgat Gelar Latihan Penanggulangan Teror, Libatkan Instruktur Asal Inggris

“Infrastruktur ini akan membuka akses, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat,” kata Primadi dikutip dari Penerangan Kostrad, Senin (29/6).

Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat yang selama puluhan tahun masih mengandalkan jembatan bambu yang dibangun secara swadaya.

Dilansir dari Penerangan Kostrad, jembatan bambu tersebut kerap mengalami kerusakan akibat banjir dan menyebabkan terhambatnya akses warga.

Baca Jaga: 1.000 Taruna Akmil akan Latih Siswa Sekolah Rakyat, dari Kedisiplinan hingga Nilai-nilai Pancasila

“Menghambat mobilitas masyarakat, termasuk akses menuju fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, dan kegiatan perekonomian,” tulis rilis tersebut.

Seperti diketahui, Jembatan Perintis Garuda merupakan instruksi Presiden Prabowo Subianto agar kehadiran TNI dapat dirasakan, serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat.

Diharapkan, dengan selesainya Jembatan Perintis Garuda konektivitas antarwilayah semakin baik, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga di sekitar Desa Bakalan.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.