Resmikan Fasilitas Sepa PK, Menhan Tekankan Pembinaan Personel TNI lewat Meritokrasi

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin meresmikan fasilitas Sekolah Perwira Prajurit Karier (Sepa PK) TNI di markas Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan (Kodiklat) TNI, Tangerang Selatan, Banten, Senin (29/12).
Dalam arahannya, Menhan Sjafrie menyatakan bahwa modernisasi fasilitas pendidikan militer adalah fondasi utama dalam pembangunan kekuatan TNI.
Baca Juga: Jelang Hadirnya Rafale, Danlanud Roesmin Nurjadin Paparkan Kesiapan Lanud kepada Wamenhan RI
Sjafrie menekankan pembinaan personel TNI melalui meritokrasi atau berdasarkan prestasi. Ia ingin tidak ada lagi dikotomi atau perbedaan peluang karier berdasarkan asal-usul sumber perwira, baik lulusan akademi, prajurit karier (PK) maupun sekolah calon perwira (Secapa).
“Prinsip dari pembinaan personel di Tentara Nasional Indonesia dari aspek kepemimpinan adalah meritokrasi, prestasi. Kita tidak perlu melihat bagaimana mereka mempunyai latar belakang pendidikan, tetapi yang paling penting adalah setelah mereka menyelesaikan pendidikan, yang paling penting adalah prestasi di lapangan,” tutur Sjafrie.
Menhan berkomitmen mendukung penuh peningkatan fasilitas, seperti perpustakaan dan lapangan tembak berstandar tinggi untuk memastikan Sepa PK TNI menjadi center of excellence yang setara dengan lembaga pendidikan militer lain.
“Apabila pemuda dan pemudi kita itu lulus, khususnya lulus menjadi seorang perwira, dia berhak bersaing dengan sesama perwira untuk mencapai titik keberhasilan yang tertinggi sekalipun. Tidak ada perbedaan asal-usul perwira. Siapa yang berprestasi, dia akan diberi kesempatan,” kata Sjafrie.
Baca Juga: Antisipasi Cuaca Buruk, TNI AL Siagakan 2 Kapal Perang di Makassar dan Selat Bali
Menhan menambahkan, strategi pembinaan kekuatan tidak hanya bertumpu pada alat utama sistem persenjataan (alutsista) canggih, melainkan dengan pembinaan personel yang tangguh.
Melalui pembenahan doktrin dan fasilitas pendidikan ini, Kementerian Pertahanan RI membuka peluang seluas-luasnya bagi pemuda-pemudi terbaik bangsa untuk mengabdikan diri sebagai perwira TNI yang siap mengawal kedaulatan NKRI. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































