HANKAM

Resmi Dilantik, 18 Perwira Remaja Korps Kesehatan Jadi Kekuatan Baru untuk TNI AU

perwira prajurit karier
18 perwira prajurit karier TNI AU yang dilantik dan memperkokoh kekuatan kesehatan TNI AU. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM - Kekuatan personel kesehatan TNI Angkatan Udara (TNI AU) resmi diperkokoh dengan hadirnya 18 perwira remaja prajurit karier (Pa PK) TNI khusus tenaga kesehatan TA 2023.

Mereka baru saja dilantik oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, yang mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, di Stadion Mabes TNI, Cilangkap, Kamis (14/12).

Melansir keterangan TNI AU, Jumat (15/12) disebutkan, 18 perwira kesehatan TNI AU itu terdiri dari 13 pria dan 5 perempuan. Sementara itu, untuk TNI AD diperkuat oleh 62 perwira yang terdiri dari 55 pria dan 7 perempuan. Selanjutnya, jumlah perwira kesehatan dari TNI AL yang dilantik pada momen yang sama sebanyak 54 perwira dengan rincian 36 pria dan 18 perempuan.

Baca Juga: Setelah di Jakarta Kini KSAD Pimpin Pembersihan Sampah di Sulsel

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh KSAL, Panglima TNI mengungkap bahwa Prasetya Perwira ini menjadi momentum dari komitmen awal seluruh perwira untuk memberikan pengabdian yang terbaik bagi nusa dan bangsa, melalui institusi TNI.

perwira prajurit karier
Prosesi pengambilan sumpah prajurit TNI dalam upacara militer Prasetya Perwira Prajurit Karier TNI Khusus Tenaga Kesehatan TA 2023. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

“Seluruh wisudawan perwira diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan baik dan tidak ada kata lelah serta menyerah di mana pun bertugas,” pesan Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Lebih lanjut, Panglima TNI berharap agar mereka dapat terus mengembangkan kemampuan, pengetahuan, serta kompetensi di bidang kesehatan lantaran tantangan tugas ke depan akan semakin kompleks.

Baca Juga: Respons Surat Telegram terkait Lonjakan Covid-19, KSAL Berikan 4 Penekanan

"TNI ke depan harus bergerak maju seiring dengan kemajuan bangsa dan negara. Untuk mencapai kemajuan tersebut TNI harus diisi oleh orang-orang yang memiliki ilmu pengetahuan, teknologi, prestasi, militansi, profesionalitas, serta mengutamakan sifat kejujuran," ucapnya.

"Perwira remaja TNI sekalian, di samping memiliki kondisi fisik dan mental yang prima kalian juga dituntut memiliki dedikasi disiplin dan kejuangan yang tinggi dalam melaksanakan tugas di satuan pada bidang kesehatan TNI sesuai dengan matra masing-masing," pungkas Panglima TNI. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.