Rencana Pengadaan 11 Combat Boat untuk Koarmada III, Wakil KSAL: Rawan Penyelundupan lewat Pulau Kecil

Jakarta, IDM - Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakil KSAL) Laksamana Madya Ahmadi Heri Purwono, mengungkapkan TNI AL berencana melakukan pengadaan 11 unit kapal patroli keamanan laut untuk ditempatkan di Koarmada III.
Hal tersebut dikatakan oleh Heri saat meresmikan combat boat Patkamla Yapero III-11-17 bersama PT Tesco Indomaritim di Ancol, Jakarta, Rabu (25/10).
"Ke depan kita rencanakan 11 (kapal) Patkamla, akan kita produksi untuk ditempatkan di wilayah jajaran Koarmada III," ungkap Heri, dilansir dari keterangan Dispenal, Jumat (27/10).
Baca Juga: TNI AL Resmikan Combat Boat untuk Patroli Sungai dan Selat Wilayah Koarmada III
Ia menjelaskan, kapal ini dibuat dengan mempertimbangkan konstelasi geografi Indonesia yang terdiri dari pulau-pulau dan selat-selat kecil yang menuntut kehadiran kapal-kapal TNI AL.
"Nantinya, kapal ini akan digunakan di sungai-sungai maupun di selat-selat di wilayah Koarmada III," jelasnya.
Heri menambahkan, Patkamla Yapero III-11-17 sejatinya dirancang untuk menghadapi berbagai kerawanan dan penyelundupan yang melalui selat-selat kecil dan pulau-pulau kecil.
"Sehingga harapannya dengan adanya kapal ini akan mampu untuk bergerak lebih dinamis dalam melaksanakan kegiatan patroli dan operasi," ujarnya.
Baca Juga: Prajurit Macan Kumbang Kostrad Asah Ketangkasan di Halang Rintang Tempur
Combat Boat ini memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sekitar 45 persen. Kapal dapat bermanuver berbelok dengan tiba-tiba dan zig-zag, karena memang dirancang untuk patroli dan pengejaran kapal-kapal pelaku tindak ilegal.
Selain itu, Heri mengatakan kapal ini juga dikembangkan agar mampu digunakan untuk melaksanakan gerakan kapal ke pantai (GKK) dalam mendukung operasi amphibi.
"Saya yakin kita mampu untuk membangun alutsista, sesuai untuk kebutuhan yang kita inginkan, tentunya harus sesuai dengan perkembangan zaman saat ini," kata Heri. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































