Rektor Unhan Tutup Pendidikan Diksarmil Kadet Mahasiswa S1 Unhan

Magelang, IDM – Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Laksamana Madya TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., CIQnR., selaku inspektur upacara (Irup) dan secara resmi menutup kegiatan Diksarmil Chandradimuka Kadet Mahasiswa S1 Unhan TA. 2020/2021, dalam upacara bertempat di Lapangan Upacara Akmil Magelang Jawa Tengah. Sabtu, (22/08).
Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) dikutip dari laman resmi https://www.idu.ac.id dalam sambutannya menyampaikan Diksarmil Chandradimuka ini secara umum bertujuan membentuk sikap perilaku, pengetahuan dan keterampilan dasar kemiliteran serta jasmani dan samapta bagi Kadet Mahasiswa Unhan dalam upaya mengaktualisasikan nilai-nilai bela negara sebagai bagian dari komponen pendukung pertahanan negara.
Selain itu, untuk mewujudkan Kadet Mahasiswa Unhan yang memiliki Identitas Nasionalisme dan Integritas, Loyalitas, Disiplin dan Jiwa Korsa, yang memiliki keyakinan teguh terhadap Pancasila sebagai ideologi negara, cinta tanah air dan rela berkorban untuk bangsa dan negara.
Secara garis besar, sasaran pendidikan dasar militer ini untuk membentuk Kadet Mahasiswa yang tanggap, tanggon dan trengginas. Tanggap berarti memiliki kadar intelektualitas tinggi serta memiliki kemampuan mengembangkan diri, Tanggon berarti memiliki tingkat kepribadian yang tahan uji dan ulet, Trengginas berarti memiliki aspek jasmani yang prima. Ini semua merupakan modal dasar Kadet Mahasiswa dalam menunjang pelaksanaan perkuliahan dan proses belajar mengajar di Unhan.
Pendidikan Dasar Militer Chandradimuka memiliki nilai yang sangat strategis, karena dapat dijadikan acuan dan pedoman yang berharga serta memupuk kerjasama dan jiwa korsa dalam menghadapi setiap kesulitan dan hambatan. Kadet mahasiswa S1 Unhan merupakan SDM unggul yang berjiwa patriot dan berkarakter bela negara, merupakan kebanggan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. (Wan/Man)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































