HANKAM

Rektor Unhan dan Enam Pejabat Terima Brevet Kehormatan Kapal Permukaan TNI AL

Letjen TNI Anton Nugroho
Rektor Universitas Pertahanan RI Letjen TNI Anton Nugroho dan enam pejabat Unhan lain menerima brevet kehormatan kapal permukaan TNI AL dari atas KRI Surabaya-591. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Rektor Universitas Pertahanan RI Letjen TNI Anton Nugroho dan enam pejabat Unhan lain menerima brevet kehormatan kapal permukaan TNI Angkatan Laut.

Penyematan brevet itu dipimpin Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya yang mewakili Pangkoarmada RI Laksdya TNI Denih Hendrata di geladak heli KRI Surabaya-591, Rabu (22/10).

Baca Juga: TNI AD Bangun Jembatan di Nagekeo NTT, Hubungkan Dua Wilayah dan Tumbuhkan Harapan Masyarakat

Siaran pers Pusat Penerangan TNI pada Kamis (23/10) menulis, penyematan brevet disertai penyerahan piagam penghargaan sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi Unhan RI dalam sinergi pengembangan sumber daya manusia pertahanan melalui kemitraan dengan TNI AL.

Adapun enam pejabat Unhan RI yang juga menerima brevet antara lain Mayjen TNI Nugraha Gumilar (Plt. Warek I Bidang Akademik dan Perencanaan Linhan RI), Brigjen TNI Fahrid Amran (Plt. Warek II Bidang Kerjasama Kelembagaan, Inovasi dan Teknologi), Mayjen TNI Oktoheroe Ramsi (Dekan Fakultas Strategi Pertahanan), Brigjen TNI Tri Setyo Subagyo (Wadek Bid. Keuangan dan Umum FSP), Marsma TNI Sovian (Plt. Dekan FTTP), dan Brigjen TNI Wawan Subarjo (Wadek II Bidang Keuangan dan Umum FTTP Unhan RI).

Penyematan brevet itu merupakan bagian dari kegiatan joy sailing mahasiswa program magister Unhan RI bersama kapal perang dari satuan kapal amfibi (satfib) Koarmada II dengan rute di alur pelayaran barat Surabaya (APBS).

Joy sailing menjadi salah satu kegiatan program study visit yang digelar oleh Unhan RI, yakni pembelajaran lapangan guna memberikan pemahaman langsung kepada para mahasiswa Unhan RI terkait kesiapan unsur KRI dalam operasi laut, peran strategis TNI AL dalam pertahanan maritim, serta situasi perairan strategis di wilayah Surabaya.

Baca Juga: Pangdam XVII/Cenderawasih Perkuat Soliditas dan Ketahanan Satuan di Korem 173/PVB

Pangkoarmada II dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa TNI AL, khususnya Koarmada II, terus membuka ruang kolaborasi dengan lembaga pendidikan pertahanan guna memastikan pemahaman strategis generasi calon perencana pertahanan nasional terhadap kekuatan dan operasi laut.

“Sebagai bagian integral dari sistem pertahanan negara,” kata Pangkoarmada II. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.