HANKAM

Rekam Jejak Letjen M. Saleh Mustafa Bebaskan Pilot Susi Air, Kini Jabat Wamentan

Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa (kiri).
Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa (kiri). (IDM/Muhammad Hidayat)

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto melantik Wakil KSAD Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menjadi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) masa jabatan periode 2024–2029. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (1/10). Saleh mengisi jabatan Wamentan yang sebelumnya kosong hampir tiga bulan setelah Sudaryono dilantik menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Juli 2026.

Berdasarkan catatan redaksi Indonesia Defense Magazine, Saleh bukanlah orang baru di dunia teritorial. Tercatat, Jenderal Bintang Tiga ini pernah mengemban berbagai jabatan dan menjalankan berbagai operasi, termasuk membentuk tim gabungan pembebasan pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens, pada tahun 2023. Saat itu, ia menjabat sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih dan kemudian beralih tugas menjadi Pangkostrad.

Baca Juga: Canggih! Mobil Komunikasi Hilux Marinir Mampu Bikin Jaringan Sinyal Sendiri

Saleh lahir di Ternate, Maluku Utara, pada tanggal 14 Maret 1969. Ia lulus dari Akmil pada tahun 1991 dari kecabangan infanteri. Operasi lain yang pernah ia lalui adalah Operasi Tinombala di Poso pada tahun 2016 untuk menumpas jaringan Mujahidin Indonesia Timur. Dari sinilah lahir tulisan yang dibuatnya menjadi sebuah buku berjudul "Menuai Damai di Tanah Poso".

Untuk karier di dunia militer, Saleh memulainya dari satuan Kopassus dengan mengemban jabatan Waasops Danjen Kopassus dan Komandan Grup 1 Kopassus. Selanjutnya, ia pernah menjabat Danrem 132/Tadulako serta Wadanpussenif Kodiklatad. Kedua jabatan ini kemudian berganti alih ke Agus Subiyanto yang kini menjabat Panglima TNI.

Baca Juga: KSAU Sematkan Wing Kehormatan Penerbang TNI AU kepada Lima Perwira RSAF

Saleh tercatat juga pernah menjabat Kasdam Kodam Jaya/Jayasakti, Kaskogabwilhan II, Kepala Staf Kostrad, Inspektur Jenderal TNI, dan Wakil KSAD.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.