HANKAM

Rayakan HUT Ke-78, TNI AL Gelar Pertunjukan Teatrikal Jalasena Laksamana Malahayati

TNI AL
TNI AL persembahan pagelaran seni Jalasena Laksamana Malahayati di HUT Ke-78. (IDM/Septo Kun Wijaya)

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Laut (AL) menggelar pertunjukan teatrikal yang mengangkat sosok Malahayati, panglima armada laut perempuan pertama di dunia dari Kesultanan Aceh Darussalam, sebagai bagian dari perayaan HUT ke-78 TNI AL di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (8/9).

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan, "Kisah hidup dan sejarah Laksamana Malahayati di abad ke-16 ini dapat menginspirasi TNI AL dalam penggunaan kekuatan berbasis maritim atau sea power demi menjaga kedaulatan serta membangun kekuatan maritim Indonesia."

Baca Juga: TNI Akan Selenggarakan Olimpiade Militer Internasional

TNI AL pun bertekad menjadikan kisah heroik perjuangan Laksamana Malahayati bersama Laskar Inong Balee, sebuah kesatuan yang berisikan lebih dari 2.000 prajurit perempuan, dalam mengusir bangsa asing dari Tanah Rencong sebagai inspirasi.

TNI AL
(IDM/Septo Kun Wijaya)

"Semoga pertunjukan semacam ini dapat kita selenggarakan secara berkelanjutan, agar nilai-nilai kepahlawanan para pendahulu kita dapat terus kita lestarikan. Mari kita pupuk terus upaya untuk menghargai jasa para pahlawan kita karena kita adalah bangsa yang besar," kata Panglima TNI Yudo Margono.

Laksamana Malahayati juga menginspirasi TNI AL, untuk membentuk Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) pada tahun 1963. Selain itu, Akademi Angkatan Laut sejak 2013, mulai menempa taruni agar mencetak lebih banyak semangat Laksamana Malahayati di era modern.

TNI AL
(IDM/Septo Kun Wijaya)

Salah satu kapal perang TNI AL juga diberi nama seperti pahlawan yang wafat 30 Juni 1615 tersebut. Kapal Malahayati-362, kini masih memperkuat Komando Armada III di Sorong, Papua Barat.

Baca Juga: Pangdam Jaya Turun Langsung Seleksi 215 Calon Prajurit Kopassus dan Kostrad

TNI AL selaku Eksekutif Produser menggandeng sejumlah artis ternama Indonesia, misalnya Marcella Zalianty sebagai pemeran utama, Aulia Sarah sebagai Pocut Limpah dan Arswendi Bening sebagai Sultan Mukkamil. Turut hadir Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Wakil Presiden ke-11 Boediono.

Pertunjukan ini juga dipertontonkan untuk publik pada tanggal 9, dengan dua show di waktu siang dan malam dan dapat diakses di https://bit.ly/TiketRegulerMalahayati atau ke www.keana.id. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.